Dinilai Gagal Tindak Tambang Emas Ilegal, IMM Malut Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

- Penulis Berita

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan.

Foto: Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan.

HALSEL,Coretansatu.com — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin atau PETI disebut merajalela di 10 titik. Mandulnya penegakan hukum bikin Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Maluku Utara angkat suara keras.

Ketua DPD IMM Malut, M. Taufan Baba, mendesak Kapolda Malut segera mencopot Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan. Alasannya: dianggap gagal menindak PETI yang sudah terang-terangan beroperasi.

“Maraknya pertambangan ilegal di Halsel disebabkan bungkamnya penegakan hukum. Patut dicurigai kenapa pihak kepolisian diam meski aktivitas PETI di depan mata,” tegas Taufan, Senin (28/07/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kapolda segera copot Kapolres Halsel jika tidak mau jadi preseden buruk buat institusi Polri,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Taufan juga mendesak Kapolda Malut menindak tegas para pelaku PETI, oknum yang diduga membekingi, serta menelusuri peredaran bahan berbahaya dan beracun B3 berupa sianida dan merkuri di lokasi tambang.

“Ini bukan cuma soal tambang. Ini soal racun yang merusak tanah, air, dan masa depan anak-anak Halsel. Kapolda harus perintahkan penindakan sampai ke akar-akarnya,” desaknya.

IMM Malut menilai pembiaran terhadap PETI sama saja membiarkan kerusakan lingkungan dan pelanggaran hukum terus terjadi.

Hingga berita ini dipublish, pihak Polres Halsel belum memberikan keterangan resmi terkait desakan tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Guru PPPK di Bacan Timur Resmi Naik ke Tahap Penyidikan
Diduga Overkapasitas, Mobil Pikap Jatuh ke Barangka Kayumerah Ternate
Tak Ada Kompromi! Kadisdik Halsel Proses Kepsek SDN 84
Diduga Bungkam Soal PETI, DPD IMM Desak Kapolres Halmahera Selatan Dicopot!
FORMAPAS Desak Kapolda Malut Copot Kapolres Halsel Terkait Skandal Tambang Emas Ilegal
Diduga Aniaya Nenek 66 Tahun, Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polsek Kayoa
FORMAPAS Desak Polda Malut Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan.
Buntut Dugaan Penghalangan Kerja Jurnalis, PWI Halsel Polisikan Barbara Cs

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51

Kasus Penganiayaan Guru PPPK di Bacan Timur Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:05

Dinilai Gagal Tindak Tambang Emas Ilegal, IMM Malut Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:39

Diduga Overkapasitas, Mobil Pikap Jatuh ke Barangka Kayumerah Ternate

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:22

Tak Ada Kompromi! Kadisdik Halsel Proses Kepsek SDN 84

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:31

Diduga Bungkam Soal PETI, DPD IMM Desak Kapolres Halmahera Selatan Dicopot!

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:19

Diduga Aniaya Nenek 66 Tahun, Kepsek SDN 84 Halsel Dilaporkan ke Polsek Kayoa

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16

FORMAPAS Desak Polda Malut Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan.

Senin, 27 Juli 2026 - 11:00

Buntut Dugaan Penghalangan Kerja Jurnalis, PWI Halsel Polisikan Barbara Cs

Berita Terbaru

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Halmahera Selatan, Siti Khodijah, M.Ag.

Maluku Utara

Tak Ada Kompromi! Kadisdik Halsel Proses Kepsek SDN 84

Selasa, 28 Jul 2026 - 10:22