HALSEL,Coretansatu.com — Maraknya praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin, PETI, di Kabupaten Halmahera Selatan mendapat sorotan tajam dari bebagai pihak.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ikut geram atas bungkamnya pihak kepolisian terkait maraknya PETI di Kabupaten Halmahera Selatan.
Ketua DPD IMM Maluku Utara, M. Taufan Baba mendesak Kapolda Maluku Utara segera mencopot Kapolres Halmahera Selatan Hendra Gunawan dari jabatannya, karena di anggap tidak mampu menjalankan penegakkan hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maraknya Pertambangan ilegal di Halsel, di sebabkan bungkamnya penegakkan hukum, patut di curigai mengapa pihak kepolisian diam meski aktivitas PETI di depan mata, Kapolda segera mencopot Kapolres Halsel jika tidak menjadi preseden buruk buat instansi polri” ujar Taufan.
Taufan juga mendesak Kapolda Maluku Utara agar menindak tegas pelaku dan yang membeking PETI serta aktor peredaran bahan berbahaya dan beracun (B3) di 10 titik PETI yang berada di kabupaten Halmahera Selatan.
“Kapolda Maluku Utara juga harus memerintahkan agar pelaku, dan oknum yang di duga membeking PETI, serta menelusuri peredaran sianida dan merkuri di setiap tambang tersebut.








