Cegah Konflik Meluas, FORMAPAS MALUT Desak Polda Penuntasan Kasus Pembunuhan OTK di Patani”

- Penulis Berita

Jumat, 3 April 2026 - 11:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua FORMAPAS MALUT

Foto: Ketua FORMAPAS MALUT

JAKARTA,Coretansatu.com– Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (FORMAPAS MALUT), Riswan Sanun, mendesak Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah untuk segera bertindak tegas. Panggilan keras ini muncul menyusul pembunuhan brutal yang kembali terjadi di Desa Bobane Jaya, Kecamatan Patani Barat, yang menewaskan seorang warga di area perkebunan.

Korban diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK). Kejadian ini bukan yang pertama, melainkan menambah daftar panjang teror berdarah yang terus menghantui masyarakat setempat.

Riswan Sanun menegaskan, aparat penegak hukum tidak boleh lagi bersikap lamban dan terkesan membiarkan rangkaian kekerasan ini terus berulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan kejadian pertama. Teror pembunuhan di wilayah hutan Patani sudah berulang kali terjadi tanpa penyelesaian yang jelas. Kami menilai aparat keamanan gagal memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Riswan, dalam keterangannya, Jumat (3/4/2026).

Menurutnya, pola pembunuhan yang terjadi bukan lagi sekadar tindak kriminal biasa, melainkan sudah mengarah pada teror sistematis yang mengancam keselamatan warga sipil, khususnya para petani yang menggantungkan hidup di hutan dan kebun.

Tuntutan FORMAPAS:

1. Polda Maluku Utara turun langsung mengambil alih penanganan kasus dan membentuk tim khusus untuk memburu pelaku.

2. Polres Halmahera Tengah segera melakukan penyisiran menyeluruh di wilayah hutan Patani Barat dan titik-titik rawan lainnya.

3. Negara wajib menjamin keamanan warga, terutama di wilayah pedesaan dan kawasan perkebunan yang kini menjadi zona rawan pembunuhan.

4. Dilakukan evaluasi total kinerja aparat keamanan di Halteng karena dinilai gagal mengantisipasi teror berulang.

“Kalau aparat terus gagal mengungkap pelaku, maka ini menjadi preseden buruk bagi negara. Warga hidup dalam ketakutan, sementara pelaku bebas berkeliaran. Ini tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

Lebih jauh, FORMAPAS Maluku Utara menyatakan akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi nasional sebagai bentuk tekanan terhadap aparat penegak hukum.

“Negara tidak boleh kalah dengan teror. Jika aparat tidak mampu menjamin keamanan rakyat, maka kami akan terus bersuara dan melawan,” tutup Riswan Sanun.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades Gumira Halsel Jadi Sorotan
Anggaran Retreat Kades Halsel Dipertanyakan, FAKI Minta Kejati Malut Segera Periksa Zaki dan Aziz
Miris! THM di Halteng Diduga Bebas Jual Miras Berlabel, Perda Seolah Mandul
Di Tengah Konflik, Pendeta Heri Serukan Persatuan: Mari Jaga Kerukunan di Tanah Fagogoru!
Proyek Breakwater Rp6,6 Miliar di Halsel Tak Efektif, Batu Material Terbawa Ombak
Dugaan Korupsi BBM Speedboat Ternate Menguat, Praktisi Hukum Desak APH Usut Tuntas
THR ASN-PPPK Ternate Molor: Walikota Janji Bayar Awal April, Evaluasi Total Dilakukan
Pusaran Dana Rp3,51 Miliar di PD FMB Halmahera Tengah, Muksin Kalbi Jadi Sorotan Utama

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41

Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades Gumira Halsel Jadi Sorotan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:43

Anggaran Retreat Kades Halsel Dipertanyakan, FAKI Minta Kejati Malut Segera Periksa Zaki dan Aziz

Jumat, 3 April 2026 - 19:05

Miris! THM di Halteng Diduga Bebas Jual Miras Berlabel, Perda Seolah Mandul

Jumat, 3 April 2026 - 11:55

Cegah Konflik Meluas, FORMAPAS MALUT Desak Polda Penuntasan Kasus Pembunuhan OTK di Patani”

Jumat, 3 April 2026 - 05:54

Di Tengah Konflik, Pendeta Heri Serukan Persatuan: Mari Jaga Kerukunan di Tanah Fagogoru!

Senin, 30 Maret 2026 - 10:00

Dugaan Korupsi BBM Speedboat Ternate Menguat, Praktisi Hukum Desak APH Usut Tuntas

Senin, 30 Maret 2026 - 05:24

THR ASN-PPPK Ternate Molor: Walikota Janji Bayar Awal April, Evaluasi Total Dilakukan

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:10

Pusaran Dana Rp3,51 Miliar di PD FMB Halmahera Tengah, Muksin Kalbi Jadi Sorotan Utama

Berita Terbaru