Kasat Resnarkoba Minta Maaf, Wartawan FS Jadi Korban Kekeliruan Operasi di Ternate  

- Penulis Berita

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Polres Ternate

Foto: Polres Ternate

TERNATE,Coretansatu.com – Kasat Resnarkoba Polres Ternate, AKP Suherman, menyampaikan permohonan maaf resmi terhadap wartawan inisial FS yang menjadi korban kekeliruan dalam operasi yang dilakukan pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 01.14 WIT di depan Muara Mall, Ternate.

Kejadian dimulai ketika FS yang sedang akan membeli rokok di warung, tiba-tiba dicegat oleh lima anggota Satnarkoba di dekat Jatiland Mall. Saat kejadian, anggota tersebut mengeluarkan nada kasar dan menekan psikologis FS dengan bertanya, “Woe, ngana (kamu) jang bagara (jangan bergerak). Ngana sudah to yang bawa barang. Ngana jang bafoya (bohong) sudah. Ngana sudah yang bawa barang to? Ngana bawa barang apa itu.”

FS mengaku kebingungan dan gugup hingga hampir tidak bisa berbicara. Namun, ia berhasil menunjukkan ID card jurnalis yang ada di wallpaper ponselnya. Setelah itu, anggota berkomunikasi melalui headset dan menyatakan bahwa terjadi kekeliruan karena motor Scoopy yang dikendarai FS mirip dengan kendaraan target operasi yang berada di belakangnya. “Oh, astaga torang (kami) salah target, tong kira torang pe target soalnya target itu pake motor sama deng ngana,” ujar salah satu anggota pada saat itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Suherman menjelaskan bahwa kejadian ini bukanlah salah tangkap, melainkan kekeliruan komunikasi dalam situasi operasi yang bergerak cepat. “Pak FS ditahan saat melintas daerah operasi. Kebetulan mirip motor dengan target kami yang ikut dari belakang. Setelah mengetahui dirinya wartawan, langsung dilepas dan anggota meminta maaf di lokasi,” ujarnya.

Setelah kejadian, FS datang ke SPKT bersama pengacaranya, Hastomo Bakri, untuk memberikan keterangan. Sebagai pimpinan satker, Suherman telah meminta maaf secara langsung kepada FS dan kelima anggota yang terlibat telah diperiksa oleh divisi Propam.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21