Infrastruktur Kesehatan Lumpuh, Forpmasi-Wayatim: Pemerintah Tak Boleh Biarkan Warga Jadi Korban

- Penulis Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua Umum Forpmasi-Wayatim, Suritno Sangaji,

Foto: Ketua Umum Forpmasi-Wayatim, Suritno Sangaji,

HALSEL,Coretansatu.com — Forum Pelajar Mahasiswa Wayatim (Forpmasi-Wayatim) mengeluarkan suara keras menyikapi kasus bayi baru lahir yang mengalami kondisi kritis akibat terhambatnya proses rujukan akibat banjir dan infrastruktur yang tidak memadai di Kabupaten Halmahera Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kasus yang melibatkan pasien Wahyuni Hi Latif menjadi bukti nyata bahwa kelalaian dalam pembangunan infrastruktur telah mengancam nyawa masyarakat, terutama dalam akses layanan kesehatan darurat.

Suritno Sangaji, Ketua Umum Forpmasi-Wayatim, menegaskan bahwa permasalahan ini bukan lagi hal baru namun terus diabaikan oleh pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat saudara-saudara kita harus berjuang mati-matian hanya untuk mendapatkan perawatan kesehatan dasar. Infrastruktur yang lumpuh seperti ini adalah bentuk kegagalan sistem yang harus segera diperbaiki,” ujar Suritno. Kamis, (26/2/2026).

Ia menjelaskan, kasus penahanan pasien berjam-jam di tepi Sungai Raim akibat banjir yang menggenangi jalan dan tidak adanya jembatan yang layak adalah konsekuensi dari kurangnya prioritas pada pembangunan wilayah pedesaan.

“Bayi yang harus mengalami asfiksia neonatorum dan ibu yang mengalami pendarahan adalah korban dari kebijakan yang tidak memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. Ini bukan masalah alam semata, tapi kegagalan dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Seperti yang disampaikan bidan Polindes Wayatim, kendala akses rujukan akibat kondisi jalan dan sungai yang tidak terkelola telah terjadi berulang kali di Desa Wayatim, Tomara, Tutupa, dan Tabapoma.

Forpmasi-Wayatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendesak pemerintah daerah dan pusat segera mengambil tindakan konkret. Selain pembangunan jembatan di sejumlah titik sungai yang menjadi penghalang, mereka juga menuntut evaluasi menyeluruh terhadap sistem rujukan kesehatan di wilayah tersebut.

“Kita tidak akan henti bergerak hingga pemerintah memberikan solusi yang jelas dan segera merealisasikan pembangunan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat,” pungkas Suritno.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik
Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan
Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:35

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:01

Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:04

BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Berita Terbaru