Infrastruktur Buruk! Bayi Baru Lahir di Halsel Diderita Asfiksia Akibat Rujukan Terhalang Banjir

- Penulis Berita

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.com — Seorang pasien lahiran yang akan dirujuk ke Puskesmas Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, harus mengalami perjuangan berat dalam perjalanan akibat kondisi jalan yang tergenang banjir dan sulit dilalui, Kamis (26/2/2026).

Pasien Wahyuni Hi Latif mulai dipersiapkan untuk rujukan dari Desa Wayatim sejak pukul 04.30 WIT karena air ketuban sudah pecah. Awalnya rencana menggunakan long boat, namun kondisi gelombang tinggi membuat tim medis beralih menggunakan kendaraan bermotor dari Desa Tomara.

Namun, mobil yang digunakan harus terhenti berjam-jam di dekat Sungai Raim akibat banjir yang menggenangi jalur darat. Bidan Pondok Bersalin Desa (Polindes) Wayatim yang mengawal pasien, yang akrab disapa Wati, mengatakan bahwa kondisi pasien semakin memburuk dengan posisi janin yang belum terbayarkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasien kesakitan terus meningkat, jadi saya putuskan untuk pergi mencari bantuan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilometer melewati daerah yang tergenang banjir di Sungai Raim dan Sungai Bibinoi,” ujar Wati.

Di Desa Bibinoi, Wati menemukan jukung yang dimodifikasi lebih tinggi untuk menyebrangi sungai. Bersama pemilik jukung dan beberapa warga, mereka langsung menuju lokasi dimana pasien terdampar untuk kemudian membawa pasien ke Puskesmas Bibinoi. Perjalanan bisa diselesaikan sekitar pukul 09.00 WIT.

Setelah tiba di puskesmas, bayi yang baru lahir ditemukan mengalami Asfiksia Neonatorum dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Labuha untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, ibu pasien mengalami pendarahan dan masih menjalani perawatan di Puskesmas Bibinoi.

Wati mengungkapkan bahwa kendala akses dalam proses rujukan pasien bukan merupakan kasus baru di wilayah tersebut. Menurutnya, masyarakat dari Desa Wayatim, Tomara, Tutupa, hingga Tabapoma sering menghadapi masalah serupa.

“Kami berharap segera ada pembangunan jembatan di sejumlah sungai yang menjadi penghalang, agar akses bagi pasien gawat darurat tidak lagi terganggu dan bisa mendapatkan penanganan tepat waktu,”

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

PLN UP3 Ternate Diminta Evaluasi Kepala PLN Bacan Usai Listrik Padam Berulang Di Kecamatan Bacan Barat Utara
Tuntut Transparansi Sungai Kobe, DPP IMM Desak Kementerian PU Evaluasi BWS Maluku Utara
Polsek Gane Timur Musnahkan 225 Liter Bahan Baku Saguer dan 25 Liter Cap Tikus Siap Edar
IMM Malut Desak Kapolres Halsel Tangkap Mafia 50 Ton Solar Subsidi di SPBUN Sayoang
Mengintip Proyek Studio Audio Rp8 Miliar dan Mess Adhyaksa Rp4,8 Miliar di Tengah Riuh Demonstrasi Pegawai Tidore
Ketua HMNI Halsel Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Solar Subsidi 50 Ton Tak Sampai ke Nelayan
HMNI Halsel Bongkar Dugaan Penyimpangan SPBUN Sayoang: Nelayan Dipaksa Berhenti Melaut
Soroti Penyelewengan Solar Subsidi, Formapas Malut Desak Polres Halsel Segera Periksa Pengelola SPBUN Sayoang

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:34

PLN UP3 Ternate Diminta Evaluasi Kepala PLN Bacan Usai Listrik Padam Berulang Di Kecamatan Bacan Barat Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:30

Tuntut Transparansi Sungai Kobe, DPP IMM Desak Kementerian PU Evaluasi BWS Maluku Utara

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:32

Polsek Gane Timur Musnahkan 225 Liter Bahan Baku Saguer dan 25 Liter Cap Tikus Siap Edar

Jumat, 10 Juli 2026 - 04:58

IMM Malut Desak Kapolres Halsel Tangkap Mafia 50 Ton Solar Subsidi di SPBUN Sayoang

Jumat, 10 Juli 2026 - 02:32

Mengintip Proyek Studio Audio Rp8 Miliar dan Mess Adhyaksa Rp4,8 Miliar di Tengah Riuh Demonstrasi Pegawai Tidore

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:31

HMNI Halsel Bongkar Dugaan Penyimpangan SPBUN Sayoang: Nelayan Dipaksa Berhenti Melaut

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:35

Soroti Penyelewengan Solar Subsidi, Formapas Malut Desak Polres Halsel Segera Periksa Pengelola SPBUN Sayoang

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:57

Apresiasi Langkah Cepat Polres Halsel dalam Penanganan Dugaan Pencurian, KNPI Prihatin Terduga Pelaku Dibawah Umur

Berita Terbaru