Desa Yaba Kembali Diterjang Banjir, Warga Desak Bantuan Langsung Pemda

- Penulis Berita

Rabu, 21 Januari 2026 - 04:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Kondisi Desa Yaba Yang Di Landa Banjir

Foto, Kondisi Desa Yaba Yang Di Landa Banjir

HALSEL,Coretansatu.com – Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, kembali dilanda bencana banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa jam lalu. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga terendam air, sehingga aktivitas masyarakat lumpuh total, Rabu/21/01/2026.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Desa Yaba sejak Soreh hingga malam hari pada Selasa, 20/01/2026. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air sungai meningkat secara drastis hingga akhirnya meluap dan menggenangi permukiman warga yang berada di dataran rendah.

Salah satu warga Desa Yaba, Ikbal, mengungkapkan bahwa banjir kali ini tergolong cukup parah dibandingkan kejadian sebelumnya. Menurutnya, luapan air sungai datang dengan cepat dan tidak memberi banyak waktu bagi warga untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Curah hujan sangat deras, air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga. Saat ini puluhan rumah sudah terendam, dan ketinggian air diperkirakan mencapai sekitar dua meter,” ungkap Ikbal saat ditemui wartawan.

Akibat banjir tersebut, sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti rumah kerabat dan fasilitas umum yang berada di lokasi lebih tinggi. Sementara itu, sejumlah warga lainnya memilih bertahan di rumah dengan kondisi serba terbatas.

Banjir juga berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Akses jalan desa tergenang air, sehingga menyulitkan mobilitas warga, termasuk anak-anak sekolah dan warga yang hendak beraktivitas ke luar desa.

Selain merendam rumah, banjir diduga turut merusak perabotan rumah tangga dan bahan makanan milik warga. Hingga saat ini, belum ada pendataan resmi terkait jumlah kerugian materil yang dialami masyarakat Desa Yaba akibat bencana tersebut.

Warga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan dapat segera turun tangan untuk menyalurkan bantuan darurat, seperti bahan makanan, selimut, obat-obatan, serta kebutuhan mendesak lainnya bagi warga terdampak banjir.

Masyarakat Desa Yaba juga meminta pemerintah daerah untuk tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi juga memikirkan solusi jangka panjang, seperti normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase, guna mencegah banjir berulang di masa mendatang.

Hingga berita ini diterbitkan, kondisi banjir di Desa Yaba masih belum sepenuhnya surut, sementara warga terus menunggu langkah cepat dan nyata dari pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban mereka.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru