BANDA ACEH,Coretansatu.com– Rombongan aktivis koperasi dari Aceh terpaksa tertahan di Medan setelah penerbangan Wings Air rute Kualanamu–Simeulue tiba-tiba dibatalkan dan dijadwal ulang dua hari kemudian. Mereka sebelumnya juga mengalami keterlambatan hampir tiga jam saat terbang dengan Super Air Jet dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh menuju Kualanamu, Senin (24/11).
Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin SH MH, yang ikut dalam rombongan, menyebut penundaan dan pembatalan itu sangat merugikan masyarakat dan mencederai pelayanan transportasi publik.
“Pesawat delay hampir tiga jam. Kami menunggu dengan sabar di bandara. Tapi tragisnya, penerbangan ke Simeulue besoknya malah dibatalkan sepihak dan diundur ke Kamis (27/11),” kata Safaruddin, Selasa (25/11).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Safar, para aktivis koperasi tersebut berangkat untuk mengisi materi pada agenda Koperasi Desa Merah Putih, program pemberdayaan ekonomi yang diperkenalkan Presiden Prabowo Subianto. Namun rencana itu terpaksa batal.
“Para aktivis terpaksa menggaruk kepala tanda kecewa. Mereka batal menyukseskan program Presiden karena pembatalan sepihak tanpa kompensasi. Layanan buruk sekali, memalukan, bahkan seperti jurus mabuk,” tegas Safar.
Minta Evaluasi Maskapai
Safar mendesak Kementerian Perhubungan mengevaluasi perizinan maskapai yang dinilai merugikan publik.
“Tidak masuk akal jadwal diundur dua hari tanpa kompensasi. Pemerintah harus tegas karena ini menyangkut hak warga,” ujarnya.
Ia juga meminta Pemerintah Aceh melobi penambahan rute dan frekuensi penerbangan dari dan ke Aceh.
“Letak Aceh sangat strategis di jalur Selat Malaka. Jangan sampai Aceh seperti terkurung dalam jaringan penerbangan internasional,” tambahnya.
Aktivis: Agenda Batal Total
Pegawai Diskop UKM Aceh sekaligus aktivis koperasi, Aswar R. Paya MAP, mengatakan rombongan tak memiliki pilihan lain setelah pembatalan mendadak tersebut.
“Ya, kami terkatung-katung di Medan. Agenda di Simeulue tanggal 26–28 November sudah disiapkan semua dan kami tak punya alternatif transportasi lagi,” ujar Aswar.
Hingga kini, pihak Wings Air belum memberi keterangan resmi terkait alasan pembatalan dan penjadwalan ulang penerbangan tersebut
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : M Nur









