HALSEL Coretansatu.com — Polemik Tambang Kusubibi Kecamatan Bacan Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Kembali Menjadi Perhatian Publik karna menjadi isu yang Di Soroti Media akhir akhir ini. Kamis (13/11/2025).
Tambang Tersebut Telah Beroperasi Sejak Tahun 2019, Namun Hingga kini belum juga menemukan Ujung yang Pasti, Berupa Dokumen Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), yang menjadi alasan logis Untuk dilakukan Operasi Secara Ilegal.
Salah Satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan I Irawan Adam, Menyesalkan Tindakan Pemda yang Kurang Memberikan Respon Positif atas status Pertambangan Di Desa Kusubibi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hal Ini Sangat Di sayangkan Sebab Pertambangan Di desa Kusubibi telah lama beroperasi, namun Pemerintah Daerah terlihat abai dan tak menunjukkan sikap sebagai pelayan Masyarakat” Ungkap Irwan Melalui Wawancara Singkat pada Kamis (13/11/2025).
Irawan Juga mengatakan bahwa dari proses yang tak menentu mengenai Izin Tersebut, Maka tambang kusubibi Sering di jadikan Sebagai ladang Basah Bagi pihak pihak yang mengatasnamakan institusi.
“Potensi Desa Kusubibi Belum terkelola dengan baik ini Merupakan Sesuatu Yang dinilai penting untuk mendukung kegiatan Yang bersentuhan Dengan Masyarakat Desa, namun Karna operasi tambang terkendala Perizinan Maka hal tersebut diduga Sengaja dilakukan para pihak agar dapat menjadikannya sebagai potensi yang justru memperkaya pihak pihak lain” Tuturnya
Iya juga menambahkan Bahwa Polres Halmahera Selatan Harus bersikap Professional, Sebab Tambang Kusubibi Telah menjadi Mata pencaharian dan kebergantungan Ekonomi Masyarakat Desa Lingkar Tambang.
“Jadi Polres Juga harus Bersikap Professional karna ini Bersentuhan lansung Dengan Kegiatan Ekonomi Masyarakat, yang tingkat kebergantungannya Untuk menghidupi Biayanya anak Sekolah dan lain lain, Mereka Hanya berharap Dari Sumber Pendapatan Tambang Tersebut, Oleh karena Itu Pemda Harus mengambil langka taktis untuk Menyelamatkan hajat Hidup orang banyak” Tutup Irawan
Salah satu warga yang enggang Namanya di sebutkan di Media ini Iya berharap Agar Pemda Dapat menjadi Fasilitator Yang mempermudah Proses Perizinan.
“Torang hanya bisa berharap pemerintah Daerah bisa Bantu untuk Kase selamat Torang pe tambang, agar Torang mencari bisa aman untuk Torang pe anak anak yang sekarang ada Kuliah” Tutur Warga Kepada wartawan.
Editor : Admin Coretansatu.com









