Pemilik Pangkalan Minyak Tanah Putri Tunggal’ Tepis isu Terkait Penimbunan BBM Bersubsidi 

- Penulis Berita

Jumat, 7 November 2025 - 12:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemilik pangkalan Minyak Tanah Putri Tunggal, Bahria Kahar

Foto: Pemilik pangkalan Minyak Tanah Putri Tunggal, Bahria Kahar

HALSELCoretansatu.com – Polemik distribusi minyak tanah bersubsidi di Desa Kotalow, Kecamatan Gane Timur, Halmahera Selatan, Pemilik Pangkalan Putri Tunggal, Bahria Kahar, akhirnya buka suara menanggapi keluhan warga terkait dugaan praktik penimbunan yang santer beredar.

Tudingan ini bermula dari keresahan warga yang merasa jatah minyak tanah mereka terbatas. Beberapa warga menduga, sebagian stok minyak tanah dijual ke luar desa dengan harga yang lebih tinggi, sehingga mereka hanya bisa membeli 5 hingga 10 liter per rumah tangga. Harga di tingkat warga pun mencapai Rp7.000 per liter, sementara di luar desa bisa mencapai Rp10.000.

Namun, Bahria Kahar dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menyebut isu yang beredar sebagai kesalahpahaman masyarakat yang tidak memahami mekanisme distribusi di tingkat pangkalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu tidak benar! Siapa yang bilang begitu, suruh datang langsung ke saya. Bila perlu, panggil kepala desa,” tegas Bahria saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp, Jumat (7/11/2025).

Bahria menjelaskan bahwa penyaluran minyak tanah di pangkalannya selalu sesuai dengan ketentuan Pertamina dan arahan pemerintah desa. Ia juga menegaskan bahwa tidak ada praktik penimbunan atau penjualan ke luar wilayah.

“Setiap minyak datang, langsung kami bagikan ke warga yang sudah terdata. Tidak ada yang disembunyikan atau dijual keluar. Semua sesuai jatah resmi,” jelasnya.

Bahria berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar dan mengimbau semua pihak untuk menjaga komunikasi demi menghindari kesalahpahaman. Ia juga berharap pemerintah desa ikut melakukan pengawasan agar penyaluran BBM subsidi berjalan transparan dan adil bagi seluruh warga Kotalow.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27