Pesan Singkat Kadis DPMD Halsel Diduga Ajarkan Kepala Desa “Bermain Anggaran”, Publik Geram!

- Penulis Berita

Sabtu, 1 November 2025 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

HALSEL, Coretansatu.com — Aroma skandal baru kembali mencuat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halmahera Selatan. Pesan singkat yang beredar luas di grup WhatsApp resmi para kepala desa diduga berisi arahan langsung dari Kepala DPMD, Muhammad Zaki Abdul Wahab, yang dinilai seolah-olah mengajari 249 kepala desa cara mengakali anggaran desa.

Dalam pesan tersebut, Zaki meminta seluruh kepala desa segera melakukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebelum pencairan gaji bulan November. Namun, di balik instruksi itu, terselip indikasi kuat adanya motif untuk menyamarkan penggunaan anggaran yang sebelumnya telah terpakai untuk kegiatan non-prioritas, termasuk retret besar-besaran yang diikuti para kepala desa dan camat.

Sumber internal di lingkup pemerintahan desa menyebut pesan itu disampaikan dengan nada mendesak. “Kadis bilang perubahan harus cepat diselesaikan agar tidak menghambat pencairan,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. “Tapi semua tahu, ini hanya akal-akalan untuk menutupi jejak anggaran retret.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah Zaki itu sontak memantik reaksi keras dari berbagai kalangan. Ketua SEMMI Maluku Utara, Sarjan Hi Rivai, menyebut tindakan Kadis DPMD tersebut sebagai bentuk kepanikan sekaligus pembelajaran korupsi terselubung bagi para kepala desa. Menurutnya, seorang pejabat publik seharusnya menjadi contoh dalam transparansi, bukan malah mengajarkan cara memanipulasi anggaran.

 “Instruksi seperti itu jelas tidak etis. Kadis seolah sedang mengajari para kepala desa cara membelokkan anggaran. Ini bukan bimbingan teknis, ini pembelajaran korupsi terselubung,” tegas Sarjan.

Ia juga menuding bahwa pesan yang dikirim via grup WhatsApp itu merupakan strategi licik untuk menyelamatkan diri dari sorotan hukum. Publik mencurigai Zaki sedang berupaya menutupi keterlibatan dirinya dan Ketua APDESI Halsel, Abdul Aziz, dalam pengelolaan dana desa yang tidak sesuai aturan.

SEMMI Maluku Utara pun mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku Utara (Kejati Malut) segera memeriksa isi pesan tersebut sebagai bukti awal dugaan penyalahgunaan wewenang. Sarjan menilai, jika isi pesan itu terbukti benar, maka Kadis DPMD bisa dijerat dengan pasal penyalahgunaan jabatan dan perbuatan melawan hukum dalam pengelolaan keuangan negara.

 “Pesan itu bukan sekadar teks biasa, tapi bukti pola pikir seorang pejabat yang tega mengarahkan bawahan ke arah pelanggaran hukum. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Kini publik menunggu langkah hukum dari aparat penegak hukum. Jika Kejati Malut berani membuka isi pesan dan menelusuri aliran dana di balik kegiatan retret tersebut, bukan tidak mungkin kasus ini menjadi skandal korupsi terbesar di Halmahera Selatan tahun ini.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru