Antara Harapan Ekonomi dan Bayang-Bayang Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas PT. STS

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 22:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret: kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang adalah potret tentang keserakahan, ketidakpedulian, dan ketidakadilan. Potret yang seharusnya membuat kita tersadar, bahwa alam bukanlah sekadar sumber daya yang bisa dieksploitasi tanpa batas, melainkan titipan yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Potret: kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang adalah potret tentang keserakahan, ketidakpedulian, dan ketidakadilan. Potret yang seharusnya membuat kita tersadar, bahwa alam bukanlah sekadar sumber daya yang bisa dieksploitasi tanpa batas, melainkan titipan yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

HALTIM,Coretansatu.com – Aktivitas PT. Sambaki Tambang Sentosa (STS) di Halmahera Timur semakin menjadi sorotan, bukan hanya karena struktur kepemilikan sahamnya yang kompleks dan mencurigakan, tetapi juga karena dampak lingkungan yang ditimbulkan. Di tengah harapan akan peningkatan ekonomi daerah, muncul kekhawatiran mendalam terkait kerusakan lingkungan yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat setempat.

PT. STS, yang dituduh beroperasi tanpa izin yang jelas dan menyebabkan kerusakan lingkungan, kini menjadi pusat perhatian. Pertanyaan mendasar yang muncul adalah: siapa sebenarnya yang mengendalikan perusahaan tambang ini, dan bagaimana aktivitas mereka memengaruhi kehidupan masyarakat Halmahera Timur.

Harapan akan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan daerah berbenturan dengan realitas kerusakan lingkungan yang semakin nyata. Hutan yang dulunya hijau kini gundul, sungai-sungai yang menjadi sumber air bersih tercemar limbah, dan lahan pertanian yang subur menjadi tidak produktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat Halmahera Timur berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, mereka berharap kehadiran PT. STS dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Di sisi lain, mereka khawatir akan kehilangan sumber daya alam dan lingkungan yang sehat, yang merupakan warisan berharga bagi generasi mendatang.

Pemerintah dan aparat penegak hukum dituntut untuk bertindak tegas dan transparan dalam menangani masalah ini. Struktur kepemilikan PT. STS harus diungkap secara jelas, dan dugaan pelanggaran hukum serta kerusakan lingkungan harus diusut tuntas.

Masyarakat Halmahera Timur berhak mendapatkan keadilan dan kepastian. Mereka berhak menikmati manfaat dari sumber daya alam yang ada, tetapi juga berhak atas lingkungan yang sehat dan lestari.

Pilihan ada di tangan kita. Apakah kita akan mengorbankan lingkungan demi keuntungan ekonomi jangka pendek, ataukah kita akan mencari solusi yang berkelanjutan dan berkeadilan bagi semua pihak? Masa depan Halmahera Timur ada di tangan kita.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21