HALSEL,Coretansatu.com — Kondisi jalan Yaba-Sayoang yang semakin parah memaksa anggota DPRD Halmahera Selatan, Hi Sagaf Hi Taha, angkat bicara. Ia mendesak Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, untuk tidak menunda lagi perbaikan jalan vital tersebut dan memasukkannya sebagai prioritas utama dalam APBD 2026.
“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi soal nyawa warga! Sudah berapa banyak warga yang kesulitan berobat, bahkan meninggal dunia karena akses jalan yang buruk ini?” ujar Hi Sagaf dengan nada tinggi kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).
Jalan sepanjang belasan kilometer ini menjadi urat nadi bagi warga Yaba dan Sayoang untuk mengakses pusat pemerintahan di Labuha. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan, dipenuhi lubang menganga, lumpur tebal, bahkan beberapa titik terputus akibat longsor dan derasnya arus sungai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga terpaksa membuat jalan darurat seadanya dari batang pohon dan tanah, yang setiap saat bisa ambruk dan membahayakan keselamatan mereka. Hi Sagaf menilai, pemerintah provinsi memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan warga di wilayah pedalaman mendapatkan akses infrastruktur yang layak.
“Jangan hanya fokus membangun di kota! Warga di pelosok juga punya hak yang sama. Kami minta Gubernur segera turunkan tim teknis, tinjau langsung kondisi jalan, dan alokasikan anggaran yang cukup untuk perbaikan jalan ini,” tegasnya.
Hi Sagaf menambahkan, buruknya infrastruktur jalan berdampak domino terhadap berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari pelayanan kesehatan yang terhambat hingga perekonomian yang lesu. Ia mencontohkan, banyak pasien yang terlambat mendapatkan pertolongan medis karena akses jalan yang buruk, hingga berujung pada kematian.
“Kami tidak ingin mendengar lagi ada warga yang menjadi korban karena jalan rusak. Gubernur harus bertindak cepat! Jangan sampai penyesalan datang terlambat,” tandasnya.
Warga Yaba dan Sayoang pun berharap desakan Hi Sagaf dapat membuka mata hati Gubernur Sherly Laos. Mereka hanya ingin jalan yang layak, agar bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Kami sudah lama bersabar. Kami hanya ingin diperhatikan. Semoga Bapak Gubernur segera mendengar jeritan kami,” ujar seorang warga Yaba dengan nada penuh harap.
Editor : Admin Coretansatu.com








