Kontroversi Anggaran Rumah Tangga Gubernur Malut: Pemprov Klaim Lebih Efisien dari Era Sebelumnya

- Penulis Berita

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Sumber Foto: Okutimurpos.com

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, Sumber Foto: Okutimurpos.com

Maluku Utara,Coretansatu.com — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Maluku Utara, Ahmad Purbaya, menjelaskan bahwa alokasi anggaran rumah tangga untuk Gubernur Sherly Tjoanda Laos dan Wagub Sarbi Sehe dalam rangka mendukung kegiatan resmi pemerintahan daerah.

“Anggaran rumah tangga itu bukan soal gaya hidup, tetapi kebutuhan resmi pemerintahan daerah,” katanya, ketika dikonfirmasi, Sabtu 25 Oktober 2025.

Ia menyebutkan, alokasi anggaran rumah tangga senilai Rp 14 miliar itu tertuang dalam Rancangan APBD TA 2026. Uang ini meliputi biaya makan, penerimaan tamu, dan mendukung kegiatan protokoler.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, kata Ahmad, anggaran tersebut merupakan hasil pemangkasan dari alokasi anggaran untuk kepala daerah sebelumnya yang dinilai lebih besar.

“Pada masa pemerintahan sebelumnya, anggaran rumah tangga gubernur mencapai Rp 21 miliar dan untuk wakil gubernur Rp 18 miliar. Sekarang, atas instruksi Ibu Gubernur, angka itu dipangkas menjadi Rp 14 miliar,” jelasnya.

Menurutnya, pemangkasan dilakukan sebagaimana kebijakan efisiensi nasional yang tertuang dalam edaran Presiden Prabowo tentang penghematan anggaran pemerintah daerah.

“Semua diarahkan agar penggunaan APBD 2026 lebih efisien, transparan, dan berorientasi pada prioritas pembangunan,”Punkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21