Warga Binaan Dihajar Petugas Rutan Tidore, Ibu Korban Turut Terkena Pukulan

- Penulis Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE,Coretansatu.com- Seorang warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Soasio, Kota Tidore Kepulauan, bernama Jamaluddin Badi, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah petugas pada Senin (20/10/2025) sekitar pukul 12.30 WIT.

Insiden yang terjadi di area warung telekomunikasi khusus pemasyarakatan ini mengakibatkan Jamaluddin mengalami memar pada mata kiri dan bibir pecah.

Pihak rutan membantah adanya pengeroyokan dan menyebutkan bahwa yang terjadi adalah perkelahian satu lawan satu yang dipicu oleh adu argumen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pengakuan Jamaluddin, ia dikeroyok oleh sebagian petugas dan ibunya yang mencoba melerai juga terkena pukulan. Peristiwa ini bermula ketika Jamaluddin dan rekannya, Sahil Abubakar, mempertanyakan status penahanan mereka pasca-putusan Pengadilan Negeri Soasio kepada Kepala Pelayanan Tahanan (Kapelta), Rahman.

“Saya dikeroyok, (petugas) bukan melerai, dikeroyok oleh sebagian petugas selain (petugas bernama) Aldi ini. Dan pada saat itu, saya punya ibu mencoba untuk melerai, dan dia juga termasuk kena pukulan oleh petugas,” ujar Senin (20/10/2025)

Rahman sempat menyampaikan kepada 11 tahanan asal Maba Sangaji, termasuk Jamaluddin, bahwa hanya 8 orang yang akan dibebaskan pada Kamis (23/10), sementara 3 orang lainnya harus menjalani masa tahanan tambahan. Mendengar informasi tersebut, Jamaluddin dan Sahil meminta waktu untuk menghubungi jaksa dan penasihat hukum guna melakukan konfirmasi.

Di tengah proses tersebut, seorang petugas bernama Suhardian alias Aldi mendatangi mereka dan memerintahkan untuk segera menunaikan salat zuhur.

Jamaluddin menyatakan akan melaksanakan salat setelah urusannya selesai, karena menganggap masalahnya sangat mendesak. Aldi kemudian melontarkan kalimat makian. Merasa tidak terima dimaki di depan ibunya yang sedang membesuk, Jamaluddin mendorong wajah Aldi, dan perkelahian pun pecah.

Di sisi lain, Kepala Rutan Kelas II B Soasio, David Lekatompessy, memiliki kronologi yang berbeda.

David menjelaskan bahwa seluruh tahanan muslim diwajibkan untuk salat tepat waktu. Percekcokan terjadi ketika Jamaluddin menolak untuk langsung salat. David membantah keterlibatan petugas lain dalam pengeroyokan.

Menurutnya, petugas lain justru melerai perkelahian tersebut. David juga menyatakan bahwa ada rekaman CCTV yang menunjukkan Jamaluddin yang memulai kekerasan dengan mendorong wajah petugas Aldi.

“Berdasarkan rekaman CCTV, Jamal lebih dulu mendorong petugas, kemudian terjadi adu fisik,” kata David Lekatompessy, dikutip dari hasil penelusuran AJI Ternate. (Amat)

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Diduga Mark-Up, Kejati Diminta Telisik Pengadaan Beras Program Pangan Murah Pemprov Malut
Diduga Terlibat Tambang Emas ilegal, LIN Malut Desak Polda Periksa Kades Kubung
BPBD Halteng Pastikan Penanganan Pasca Bentrok Patani Barat Berjalan Lancar
Langkah Mediasi Belum Membuahkan Hasil, Warga Tuntut Audit Dana Desa dan Copot Kades Maffa
Jelang May DaY, ini Tuntutan PUK SBGN PT. RIM di Halteng
Pusatkan MTQ di Laromabati, Tamsil Jailan : Wujud Implementasi Visi dan Misi Bassam-Helmi
Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam
DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:38

Diduga Mark-Up, Kejati Diminta Telisik Pengadaan Beras Program Pangan Murah Pemprov Malut

Kamis, 23 April 2026 - 16:21

Diduga Terlibat Tambang Emas ilegal, LIN Malut Desak Polda Periksa Kades Kubung

Kamis, 23 April 2026 - 14:50

BPBD Halteng Pastikan Penanganan Pasca Bentrok Patani Barat Berjalan Lancar

Kamis, 23 April 2026 - 10:30

Langkah Mediasi Belum Membuahkan Hasil, Warga Tuntut Audit Dana Desa dan Copot Kades Maffa

Kamis, 23 April 2026 - 09:53

Jelang May DaY, ini Tuntutan PUK SBGN PT. RIM di Halteng

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Berita Terbaru

Ketua PUK SBGN PT. RIM : M. Alfarisin

Maluku Utara

Jelang May DaY, ini Tuntutan PUK SBGN PT. RIM di Halteng

Kamis, 23 Apr 2026 - 09:53