Proyek Labkesmas Tidore Senilai Rp12,8 Miliar Terlambat Lebih 50 Hari, Kontraktor Dikebut

- Penulis Berita

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 03:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE,Coretansstu.com- Proyek Laboratorium Kesehatan Masyarakat yang menguras Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 senilai Rp. 12,8 Miliar terancam tidak selesai di penghujung tahun ini.

Ditenggarai imbas dari Keterlambatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam menyerahkan dokumen lelang kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Berdasarkan laporan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Tidore Kepulauan pada 15 Juli 2025, proyek ini masih ditahap surat penunjukan penyedia barang dan jasa, di 22 Juli proyek senilai belasan miliar itu baru berakhir melakukan penandatanganan kontrak kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan di papan proyek, penjadwalan tenggat waktu pekerjaan hanya sebatas 180 hari kalender atau 6 bulan, artinya pekerjaan ini telah mengalami keterlambatan sekira 50 hari lebih.

Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Saiful Salim, saat ditanyakan menyangkut progress pekerjaan. Dirinya mengklaim bahwa ada bobot progress besar ditengah pacu di minggu ke-empat belas ini.

“Ada bobot progres yang besar yang dipacu hingga Minggu ke 14, yaitu pengecoran plat deck, karena itu struktur akan ada penambahan progres bsar disitu,, matrial pabrikan klu sudah tiba juga akan menambah progres, ” Katanya (15/10/25)

Sementara berdasarkan dokumen gambar kerja (Shop Drawing), proyek tersebut memiliki spesifikasi teknis yang ketat, selain itu, proyek itu juga menunjukkan adanya detail untuk sistem Mekanikal Elektrikal, Plumping (MEP) yang kompleks.

Sebelumnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Tidore Kepulauan, Ade Kama, dikabarkan pernah mengingatkan Dinas Kesehatan Pemda setempat terkait keterlambatan proyek laboratorium kesehatan masyarakat.

“Jika mengacu pada Juknis 180 hari kerja. Maka bisa ditotalkan kerja 6 bulan dari sekarang harus selesai,” tuturnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun
Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP
Mengintip Kerisauan dan Optimisme Kapolresta Tidore

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:50

Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Senin, 13 Juli 2026 - 15:49

Mengintip Kerisauan dan Optimisme Kapolresta Tidore

Senin, 13 Juli 2026 - 08:43

Merajut Kembali Kasih, Ratusan Jemaat Padati Pendaftaran SSIB GMIH 2026 demi Wujudkan GMIH Bersatu

Berita Terbaru