Rambu Maut Labuha-Babang, Balai PU Provinsi Dapat Kecaman Keras Dari BARAH Halsel

- Penulis Berita

Minggu, 5 Oktober 2025 - 14:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com – Ketua Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH), Adi Hi. Adam, melancarkan sindiran keras terhadap Balai PU Provinsi Maluku Utara yang diduga lalai dan tidak bertanggung jawab atas kecelakaan yang menimpa pengguna jalan di Labuha.

Menurut Adi, insiden ini menunjukkan betapa cerobohnya pelaksanaan pekerjaan jalan yang tidak disertai prosedur keselamatan standar. Ia menilai Balai PU terkesan abai terhadap keselamatan warga.

Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 20.56 WIT. Seorang pengendara motor dilaporkan menjadi korban setelah menabrak rambu larangan yang ditempatkan secara asal di badan jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rambu itu dipasang terlalu dekat dengan titik pekerjaan tanpa adanya tanda pengaman awal atau jarak peringatan yang seharusnya menjadi standar dalam pengerjaan proyek jalan.

Keterangan warga menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi di dekat area perumahan bandara Labuha, lokasi yang setiap hari dilalui banyak pengendara.

Posisi rambu yang diletakkan tanpa penyesuaian jarak membuat pengendara tidak memiliki ruang antisipasi, terlebih pada malam hari dengan pencahayaan jalan yang terbatas.

Alih-alih menjadi pengingat keselamatan, rambu tersebut justru berubah menjadi pemicu kecelakaan yang membahayakan nyawa pengguna jalan.

“Seharusnya rambu seperti itu dipasang jauh sebelum lokasi pekerjaan, bukan dilempar begitu saja di tengah jalan,” ujar seorang warga di lokasi dengan nada geram.

Warga menilai pemasangan rambu secara sembarangan adalah bentuk kelalaian yang tak bisa ditoleransi. Mereka menuding pihak Balai PU tidak mengindahkan standar operasi keselamatan.

Adi Hi. Adam menegaskan, kelalaian seperti ini tidak boleh dibiarkan. Ia meminta pihak terkait segera dimintai pertanggungjawaban atas insiden yang telah mencederai warga.

Ia juga mendesak pemerintah provinsi turun tangan mengevaluasi kinerja Balai PU agar kejadian serupa tidak kembali mengancam keselamatan masyarakat.

“Jangan tunggu korban jiwa baru bertindak. Ini bukti bahwa kesembronoan bisa membunuh,” Pungkas Adi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas
Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru