Sikap PP Malut Terkait Rencana Pembangunan Stadion di Sofifi

- Penulis Berita

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE,Coretansatu.com — Rencana Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda, untuk membangun Lapangan sepakbola berstandar FIFA di Sofifi, mendapat kritikan keras dari Ormas Pemuda Pancasila (PP) Maluku Utara.

Sebelumnya, Sherly Tjoanda mengumumkan bahwa pembangunan lapangan tersebut merupakan kolaborasi Pemprov Malut bersama Yayasan YCAB dan klub sepak bola Bali United.

“Kami menerima bantuan lapangan bola standar FIFA di Sofifi simbol komitmen untuk terus memberdayakan generasi muda Maluku Utara menjadi versi terbaik dari dirinya,” tulis Sherly Tjoanda pada instagram pribadinya, Sabtu (4/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plh Ketua Pemuda Pancasila Malut, Samar Ishak, menilai rencana tersebut tidak tepat dan hanya akan membuat perpecahan di sektor sepak bola bola di Maluku Utara.

“Kita Maluku Utara sudah punya klub yaitu Malut United. Kenapa tidak dikembangkan yang sudah ada? Ini kalau dipaksakan bisa jadi rusuh. Ibu gub jangan memaksakan sesuatu karena nafsu,” ujar Samar kepada wartawan di Ternate, Sabtu (4/10).

Ketua KNPI Kota Ternate itu juga mempertanyakan rencana Pemprov Malut menggandeng klub sepak bola Bali United. Menurutnya, selama ini klub sepak bola Malut United memiliki basis peminat yang kuat di Maluku Utara. Karena itu, pihaknya mengingatkan kepada Sherly Tjoanda untuk tidak membuat sesuatu yang mengancam Kamtibmas di wilayah hukum Maluku Utara.

“Kita tidak bisa pungkiri bahwa keberadaan Malut United telah mengharumkan nama Maluku Utara di kanca nasional. Pemprov seharusnya memberikan perhatian kepada klub yang sudah ada, jangan lagi membuat sesuatu yang itu akan menciptakan konflik interest antara suporter Malut United dan Bali United,” kata dia.

Pemuda Pancasila menyarankan agar Gubernur Sherly Tjoanda tetap fokus pada kerja-kerja melayani kesejahteraan rakyat di maluku utara, masih banyak harapan dalam tahun pertama menjabat ini seperti dalam program kesehatan gratis dan pendidikan gratis yang itu sampai saat ini belum dirasakan secara totalitas dan berkualitas dari aspek pembiayaan serta ruas jalan provinsi di banyak tempat masih rusak dan itu vital bagi akses rakyat maluku Utara saat ini.

Belum lagi soal lingkungan yakni deforestasi hutan Halmahera yang kini masif dilakukan oleh perusahaan tambang ilegal, serta dampaknya ke masyarakat dan laut Halmahera yang dahulu bersih menjadi tercemar.

“Pemerintah provinsi seharusnya mendorong investasi pertambangan di Maluku Utara untuk ikut terlibat memajukan sektor olahraga di Maluku Utara. Namun yang ada saat ini hanyalah Mineral Trobos. Lantas, yang lain di mana? Itu yang seharusnya menjadi PR Gubernur,” tambahnya.

Karena itu, Ormas Pemuda Pancasila Malut menyampaikan pernyataan sikap, yakni:

Pertama, meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk segera menegur Gubernur Malut Sherly Tjoanda karena dianggap dengan sengaja mau menciptakan gesekan ditengah-tengah masyarakat Maluku Utara, apabila stadion yang dimaksud terwujud.

Dua, mendesak Kapolda dan Danrem Malut untuk segera memanggil yang bersangkutan yakni Sherly Tjoanda untuk dimintai keterangan terkait rencana membangun klub sepakbola Malut United versi dirinya karena dianggap menjadi pemicu konflik nantinya dan mengancam Kambtibmas di wilayah hukum Maluku Utara

Tiga, Pemuda Pancasila tidak ingin konflik horizontal yang pernah terjadi di bumi Maluku Utara terulang kembali karena itu sangat menyakitkan bagi masyarakat Maluku Utara.

Empat, Apabila ini tidak direspon, maka ormas Pemuda Pancasila akan mengkoordinir seluruh kekuatan rakyat, serta ormas dan seluruh supporter/pecinta bola Maluku Utara untuk memboikot seluruh aktivitas kantor Gubernur di Sofifi dan rumah dinas Gubernur Sherly Tjoanda yakni Hotel Bela di Ternate.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru