Ketika Pemerintah Diam, Anak SD dan Sekop Jadi Solusi Akses Jalan 20 KK Di Halsel

- Penulis Berita

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com – Sebuah pemandangan memilukan terjadi di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan. Gara-gara proposal pembukaan akses jalan tak kunjung direalisasi oleh Pemerintah Daerah, seorang wartawan bersama anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar Negeri (SDN) 168 Halsel terpaksa membuka badan jalan secara swadaya menggunakan alat seadanya.

Peristiwa itu terjadi di kediaman Sukandi Ali, akrab disapa Kandi, saat sejumlah rekan wartawan berkunjung ke rumahnya pada Jumat (03/10/2025). Di lokasi, terlihat putranya, Dilan Sukandi, ikut membantu sang ayah menyirtu jalan setapak menggunakan pasir kali, hanya bermodalkan sekop, pacul, dan satu buah gerobak argo.

Kandi yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan mengaku nekat membuka jalan sepanjang 100 meter sejak awal 2023 lantaran sekitar 20 kepala keluarga di wilayah itu tidak memiliki akses keluar-masuk pemukiman. Proposal pengajuan jalan yang disampaikannya ke Pemda Halsel melalui Dinas Pertanian pada pertengahan 2023 tak pernah mendapat tanggapan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sempat bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pertanian waktu itu, Pak Agus Heryawan. Tapi jawaban yang saya dapat hanya ‘belum ada persetujuan dari kementerian di Jakarta’,” ungkapnya kecewa.

Setelah bertahun-tahun dibiarkan, kondisi jalan hasil swadaya itu kini kembali menyempit dan ditutupi rumput liar. Saat musim hujan, akses tersebut berubah menjadi kubangan becek yang tak bisa dilalui kendaraan.

“Waktu pertama saya buka, mobil L300 yang angkut material warga saja sudah sangat susah masuk. Sekarang beceknya lebih parah. Makanya saya ajak anak turun tangan lagi untuk memperlebar dan timbun pakai pasir kerikil supaya bisa dilewati motor dan dump truck,” ucapnya.

Kandi menyebut, sebanyak 20 KK di RT 08 Desa Babang membangun rumah tepat di area bersebelahan dengan kali mati. Jika hujan deras, banjir bisa naik hingga sepinggang orang dewasa, membuat warga terisolasi total.

“Begitu banjir naik, tak ada yang bisa keluar rumah. Aktivitas berhenti total. Setelah air surut baru bisa bergerak lagi,” jelasnya.

Yang lebih ironis, menurut Kandi, menjelang Pilkada 2024 lalu, mantan Kepala Desa Babang, Ahmad Hi. Abu,yang kala itu merupakan relawan pasangan Bassam Kasuba–Helmi Umar Muhcsin, sempat mendatangi warga dan menjanjikan pembukaan akses jalan asalkan mereka memberikan dukungan politik.

“Kalau warga tidak takut bicara, bisa ditanya. Beliau datang bawa salam dari Pak Bassam, bilang jalan akan dibuka asal pilih mereka. Nah sekarang beliau berdua sudah dilantik. Kami cuma mau janji itu ditepati,” tegasnya.

Kandi berharap, Pemda Halsel di bawah kepemimpinan Bassam–Helmi tidak menutup mata atas jeritan warga yang hanya meminta akses jalan sepanjang 200 meter agar bisa hidup layak tanpa terhalang genangan banjir dan lumpur.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terbaru