Bentrok Warga Babang dan Tawa di Halsel, Kapolsek Bacan Timur Terluka

- Penulis Berita

Minggu, 21 September 2025 - 21:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL, Coretansatu.Com – Suasana mencekam mewarnai Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), pada Minggu sore (21/9/2025). Dua kelompok warga, yakni pemuda Desa Babang dan pemuda Desa Tawa, Kecamatan Bacan Timur Tengah, terlibat bentrokan hebat yang sempat melumpuhkan aktivitas di kawasan wisata Sibela Bits.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula sekitar pukul 17.30 WIT, ketika sekelompok pemuda Desa Babang datang ke lokasi wisata Sibela Bits. Situasi berjalan normal hingga terjadi cekcok antara salah satu pemuda Babang dengan Fangki, pemuda asal Desa Tawa.

Dalam keributan itu, Aziz, salah satu pemuda Babang, disebut-sebut sebagai pemicu utama. Ia diduga melayangkan pukulan pertama kepada Fangki hingga membuat suasana di lokasi wisata mendadak ricuh. Aksi itu sontak memicu kepanikan pengunjung yang berada di sekitar lokasi wisata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak terima rekannya dipukul, sekitar pukul 18.30 WIT, puluhan pemuda Desa Tawa bergerak menuju Babang. Mereka datang dengan menggunakan dua unit dump truk, berjumlah sekitar 50 orang, dengan tujuan mencari pelaku pemukulan. Massa yang berdatangan semakin menambah panas suasana.

Ketegangan mencapai puncaknya sekitar pukul 20.30 WIT di perempatan depan Kantor Desa Babang. Kedatangan pemuda Tawa memancing emosi warga setempat, hingga kedua kelompok terlibat saling serang dengan menggunakan batu dan benda keras lainnya. Suasana berubah menjadi bentrok terbuka di jalan utama desa.

Dalam insiden tersebut, Kapolsek Bacan Timur, Ipda Mohammad Syukri, S.H., turut menjadi korban. Ia mengalami luka sobek di bagian kepala samping kanan akibat lemparan batu yang diduga berasal dari arah massa pemuda Desa Tawa. Meski demikian, Syukri tetap berada di lokasi untuk mengendalikan situasi.

Kapolsek Bacan Timur mengungkapkan identitas pihak-pihak yang terlibat. Korban adalah Bernat Jabir (19), pemuda Desa Tawa, beragama Kristen. Sementara pelaku pemukulan awal adalah Aziz, pemuda Desa Babang, beragama Islam. “Peristiwa ini murni pemicu dari kesalahpahaman dua pemuda yang kemudian melebar menjadi bentrokan antarwarga,” ujar Syukri.

Situasi baru bisa dikendalikan setelah aparat TNI-Polri turun tangan melakukan pengamanan. Pasukan gabungan berhasil membubarkan massa dari kedua desa dan menghalau mereka kembali ke wilayah masing-masing. Kondisi di Desa Babang dan Desa Tawa saat ini dilaporkan sudah kembali kondusif.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap bersiaga. “Kami masih tetap dalam posisi siaga untuk mengantisipasi adanya kejadian serupa yang tidak kita inginkan bersama,” tegas Kapolsek Bacan Timur. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada pihak berwajib.

Bentrok antarwarga di Halsel ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak akan pentingnya menjaga kerukunan dan menahan emosi. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan diminta lebih aktif melakukan pendekatan sosial agar konflik serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru