Pemkot Tidore Pastikan Akses Murah Kebutuhan Pokok hingga Pelosok

- Penulis Berita

Kamis, 18 September 2025 - 13:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIDORE,Coretansatu.com – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan meluncurkan program unggulan untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat dapat diakses dengan mudah dan harga terjangkau.

Program ini menyasar ke warga yang tinggal di wilayah pegunungan dan pulau-pulau kecil yang selama ini sulit mendapat pasokan dengan harga stabil.

Langkah ini bukan sekadar program biasa tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjabarkan amanat konstitusi. UUD 1945 secara jelas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

bahwa negara wajib hadir untuk memenuhi hak-hak dasar rakyat, termasuk kebutuhan pokok yang layak dan terjangkau.

 

Wali Kota Tidore Muhammad Sinen menegaskan bahwa, kebijakan ini hadir untuk menjawab keluhan masyarakat yang selama ini terbebani ongkos distribusi tinggi akibat keterisolasian wilayah, dengan adanya intervensi pemerintah disparitas harga kebutuhan pokok antara pusat kota dan daerah pelosok diharapkan bisa ditekan.

“Pemerintah harus hadir sampai ke titik paling jauh, Tidak boleh ada masyarakat Tidore yang merasa ditinggalkan hanya karena tinggal di pegunungan atau pulau kecil,” Ucapnya.

Program distribusi murah ini akan dikawal secara ketat agar tidak sekadar seremonial, Mekanisme pengawasan melibatkan perangkat desa dan masyarakat setempat untuk memastikan barang benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi cermin keseriusan Pemkot Tidore dalam menunaikan mandat nasional mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dari pusat kota hingga ke batas terjauh wilayah kepulauan,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Andika Ano

Berita Terkait

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai
Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan
Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Jumat, 17 April 2026 - 02:06

Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Kamis, 16 April 2026 - 12:53

Halsel Darurat PETI: Tambang Ilegal Bebas Beroperasi di Lahan Eks-PT IMM

Berita Terbaru

Kondisi Korban Saat Dievakuasi Pihak Kepolisian dan TNI

Maluku Utara

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 Apr 2026 - 08:12