Wakil Bupati Haltim Hadiri Pelantikan SeOPMI, Seruan Pembebasan 11 Warga Adat Maba Sangaji Menggema ‎

- Penulis Berita

Minggu, 21 September 2025 - 06:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎TERNATE,Coretansatu.Com – Pelantikan dan rapat kerja Sentral Organisasi Pelajar Mahasiswa Indonesia (SeOPMI) Halmahera Timur periode 2025–2026 berlangsung penuh gema solidaritas di Aula Mina, Asrama Haji Ternate, Sabtu (20/9). Hadiri dalam acara tersebut Wakil Bupati Halmahera Timur, Anjas Taher, anggota DPRD Kota Ternate, para alumni, sesepuh, serta ratusan mahasiswa asal Halmahera Timur.‎

‎Ketua Umum SeOPMI Haltim terpilih, “Syahnakri Ciliu” , menegaskan organisasi yang lahir sejak 2005 itu bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan ruang kritis untuk mengawal kebijakan pemerintahan. Dalam sambutannya, Nakri menyoroti kasus 11 warga adat Maba Sangaji yang hingga kini masih ditahan karena mempertahankan tanah adat dari aktivitas tambang PT Position.

‎‎“Ini bentuk kezaliman nyata negara. Pertambangan ekstraktif terlalu rakus merampas ruang hidup masyarakat Haltim,” tegas Nakri, disambut teriakan solidaritas mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎‎Ia menyerukan seluruh mahasiswa Maluku Utara untuk bersatu menekan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PN Soa Sio Tidore agar segera membebaskan para pejuang lingkungan tersebut.

‎Sementara itu, alumni SeOPMI Haltim, “Aprianto Syawal” , mengingatkan pentingnya sikap dewasa dalam berorganisasi. Menurutnya, tema pelantikan tahun ini “Revitalisasi Kepemimpinan yang Maju Sebagai Organisasi Gerakan” harus dimaknai sebagai panggilan agar mahasiswa peka terhadap situasi sosial politik.

‎‎“Mahasiswa dituntut kritis, karena kualitas organisasi lahir dari kepekaan terhadap kondisi sekitar,” ujarnya.

‎‎Mewakili Bupati Haltim Ubaid Yakub, Wakil Bupati “Anjas Taher” dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas hajatan tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah selalu terbuka terhadap kritik mahasiswa, namun menekankan pentingnya dialektika berbasis data dan argumen yang komprehensif.

‎ “Dengan pendekatan yang kritis dan konkret, itu akan menjadi kontribusi nyata bagi perbaikan jalannya pemerintahan,” ujar Anjas.

‎‎Lebih jauh, Anjas juga menanggapi langsung isu 11 warga adat Maba Sangaji. Ia menyatakan Pemda Haltim tidak menutup mata dan terus berupaya agar mereka segera memperoleh keadilan.

‎‎ “Kami serius mengawal kasus ini, dan pemerintah daerah tetap berkomitmen memperjuangkan agar 11 masyarakat adat Maba Sangaji segera dibebaskan,” tegasnya.

‎‎Suasana pelantikan kian memanas ketika seruan pembebasan 11 warga adat itu menggema di dalam aula. Teriakan solidaritas mahasiswa mengguncang malam, seakan menembus langit Ternate.

‎Acara pelantikan turut dihadiri para dosen, mantan pengurus SeOPMI, serta tamu undangan lainnya, menandai babak baru gerakan mahasiswa Halmahera Timur dalam merawat tradisi kritisisme sekaligus solidaritas untuk rakyat.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Arfandi Latif

Berita Terkait

Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender
Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M
Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:21

Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:32

Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Berita Terbaru