Geger! IRT di Halmahera Selatan Luka Parah Diserang Babi Hutan Saat Berkebun

- Penulis Berita

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : ilustrasi

Foto : ilustrasi

HALSEL,Coretansatu.com– Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hamsan, warga Desa Suma, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diserang babi hutan saat hendak memetik sayur di belakang SMP Negeri 21 Halmahera Selatan, Senin (27/7/2026) pagi.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian betis, paha, dan perut hingga harus dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk menjalani perawatan intensif.

Kapolsek Pulau Makian, Ipda Muhammad Baedawi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIT saat korban bersama anaknya, Rifda Walid, berjalan menuju kebun di belakang sekolah untuk mencari sayur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tiba-tiba seekor babi hutan datang menyerang dan menggigit korban,” kata Baedawi saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).

Baedawi menjelaskan, saat melihat ibunya diterkam babi hutan, Rifda berupaya menyelamatkan korban dengan mengambil sebatang kayu pohon kenari lalu memukul hewan tersebut.

Pukulan itu membuat babi hutan melepaskan gigitannya dan melarikan diri ke arah hutan.

Setelah berhasil menyelamatkan ibunya, Rifda berlari ke jalan raya sambil berteriak meminta pertolongan warga.

Warga yang mendengar teriakan itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah sebelum dievakuasi ke Puskesmas Pulau Makian untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban mengalami luka robek di bagian betis, paha, dan perut. Karena lukanya cukup serius, korban langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Baedawi.

Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kebun, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan babi hutan yang kerap turun dari kawasan hutan untuk mencari makan.

Ia meminta warga tidak pergi sendiri ke kebun, terutama di lokasi yang berdekatan dengan hutan, guna mengurangi risiko serangan satwa liar.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepsek SDN 84 Orimakurunga Diperiksa Besok
Polsek Bacan Timur Gagalkan Peredaran 445 Kantong Miras Cap Tikus Siap Edar
Bea Cukai Ternate Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal Senilai Rp1,1 Miliar
Diduga Kongkalikong, Pokja III Malut Dilaporkan ke Kejati
Diduga Kongkalikong, Pokja III Malut Dilaporkan ke LKPP RI Terkait Tender Proyek
Tembus Kompetisi Nasional, 4 Putra Daerah Malut Resmi Jadi Wasit Liga 3!
Kasus Penganiayaan Guru PPPK di Bacan Timur Resmi Naik ke Tahap Penyidikan
Dinilai Gagal Tindak Tambang Emas Ilegal, IMM Malut Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:11

Kasus Dugaan Penganiayaan, Kepsek SDN 84 Orimakurunga Diperiksa Besok

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:29

Polsek Bacan Timur Gagalkan Peredaran 445 Kantong Miras Cap Tikus Siap Edar

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:19

Bea Cukai Ternate Musnahkan Ratusan Ribu Rokok Ilegal Senilai Rp1,1 Miliar

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:25

Diduga Kongkalikong, Pokja III Malut Dilaporkan ke Kejati

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:23

Diduga Kongkalikong, Pokja III Malut Dilaporkan ke LKPP RI Terkait Tender Proyek

Rabu, 29 Juli 2026 - 04:48

Geger! IRT di Halmahera Selatan Luka Parah Diserang Babi Hutan Saat Berkebun

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:51

Kasus Penganiayaan Guru PPPK di Bacan Timur Resmi Naik ke Tahap Penyidikan

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:05

Dinilai Gagal Tindak Tambang Emas Ilegal, IMM Malut Desak Kapolda Copot Kapolres Halsel 

Berita Terbaru

Maluku Utara

Diduga Kongkalikong, Pokja III Malut Dilaporkan ke Kejati

Rabu, 29 Jul 2026 - 07:25