HALSEL,Coretansatu.com– Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Hamsan, warga Desa Suma, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, diserang babi hutan saat hendak memetik sayur di belakang SMP Negeri 21 Halmahera Selatan, Senin (27/7/2026) pagi.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian betis, paha, dan perut hingga harus dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk menjalani perawatan intensif.
Kapolsek Pulau Makian, Ipda Muhammad Baedawi, membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIT saat korban bersama anaknya, Rifda Walid, berjalan menuju kebun di belakang sekolah untuk mencari sayur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tiba-tiba seekor babi hutan datang menyerang dan menggigit korban,” kata Baedawi saat dikonfirmasi, Selasa (28/7/2026).
Baedawi menjelaskan, saat melihat ibunya diterkam babi hutan, Rifda berupaya menyelamatkan korban dengan mengambil sebatang kayu pohon kenari lalu memukul hewan tersebut.
Pukulan itu membuat babi hutan melepaskan gigitannya dan melarikan diri ke arah hutan.
Setelah berhasil menyelamatkan ibunya, Rifda berlari ke jalan raya sambil berteriak meminta pertolongan warga.
Warga yang mendengar teriakan itu langsung mendatangi lokasi kejadian. Korban ditemukan dalam kondisi berlumuran darah sebelum dievakuasi ke Puskesmas Pulau Makian untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka robek di bagian betis, paha, dan perut. Karena lukanya cukup serius, korban langsung dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Baedawi.
Kapolsek mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas di kebun, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan babi hutan yang kerap turun dari kawasan hutan untuk mencari makan.
Ia meminta warga tidak pergi sendiri ke kebun, terutama di lokasi yang berdekatan dengan hutan, guna mengurangi risiko serangan satwa liar.
Editor : Admin Coretansatu.com








