Detik-Detik Menegangkan, Toko Pakaian Rahman di Bastiong Nyaris Hangus Terbakar!

- Penulis Berita

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: kebakaran Toko Pakaian Rahman di kelurahan Bastiong

Foto: kebakaran Toko Pakaian Rahman di kelurahan Bastiong

TERNATE,Coretansatu.com – Kawasan padat perdagangan Bastiong, Kota Ternate, mendadak mencekam pada Sabtu malam. Toko Pakaian Rahman yang berlokasi di Jalan Bastiong, tepat di dekat Pasar Higienis, Kecamatan Ternate Selatan, nyaris ludes dilalap si jago merah. Kepulan asap hitam pekat yang membumbung tinggi dari lantai dua bangunan sempat memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga dan pedagang sekitar.

Peristiwa tersebut pertama kali disadari oleh Asis, seorang pedagang kaki lima martabak terang bulan yang berjualan tepat di depan Toko Rahman. Menurut penuturannya, insiden berawal saat ia mencium bau gosong yang sangat menyengat di sekitar area jualannya sekitar pukul 20.00 WIT lewat.

“Sekitar jam delapan malam lewat, saya mencium aroma hangus yang makin lama makin kuat. Pas saya tengok ke atas gedung Toko Rahman di lantai dua, ternyata sudah keluar kumpulan asap hitam pekat. Sontak saya langsung berteriak minta tolong,” ungkap Asis saat ditemui di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teriakan saksi langsung memancing perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Kondisi lalu lintas di sekitar Pasar Higienis Bastiong sempat tersendat karena banyaknya warga yang berkerumun untuk melihat situasi serta membantu mengamankan barang-barang sekitar.

Mendapat laporan insiden tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate bergerak cepat ke lokasi kejadian. Terpantau sebanyak 4 unit armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah dan mengendalikan kepulan asap tebal yang memenuhi bagian dalam gedung lantai dua.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup alot. Petugas membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk memastikan titik api benar-benar padam dan melokalisir sumber asap agar tidak merembet ke bangunan toko lainnya di kawasan padat perdagangan tersebut.

Hingga proses pemadaman selesai, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran Hukum di Kusu Island Resort, Pengelola WNA Hindari Konfirmasi Wartawan
Diduga Ada Pembiaran, Tambang Emas Ilegal di Kusubibi Tetap Eksis di Depan Mata 
Aktivitas Rendaman Sianida Ilegal Kusubibi Berjalan Mulus, Seret Tiga Nama Oknum Polisi di Halsel
Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender
Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M
Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:04

Detik-Detik Menegangkan, Toko Pakaian Rahman di Bastiong Nyaris Hangus Terbakar!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:47

Dugaan Pelanggaran Hukum di Kusu Island Resort, Pengelola WNA Hindari Konfirmasi Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:58

Diduga Ada Pembiaran, Tambang Emas Ilegal di Kusubibi Tetap Eksis di Depan Mata 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26

Aktivitas Rendaman Sianida Ilegal Kusubibi Berjalan Mulus, Seret Tiga Nama Oknum Polisi di Halsel

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:21

Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Berita Terbaru