Tab Evaluasi Mendadak Lenyap, BPJ Maluku Utara Diduga Main Mata dengan Kontraktor Titipan

- Penulis Berita

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOFIFI,Coretansatu.com— Paket proyek Konstruksi Rehabilitasi Ruang Kelas SMA Negeri 8 Halmahera Timur resmi dinyatakan tender ulang dengan kode paket baru 10146580000.

Namun, proses pengulangan lelang ini menuai protes keras dari para rekanan akibat buruknya tata kelola komunikasi informasi oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPJ) Provinsi Maluku Utara.

Kritik terhadap ULP mencuat setelah para peserta lelang sebelumnya kebingungan melihat tab hasil evaluasi dan pemenang yang mendadak kosong tanpa rekam jejak notifikasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelalaian Pokja Pemilihan 06 dalam memberikan pengumuman resmi di sistem dinilai memicu kegaduhan dan kecurigaan di kalangan kontraktor mengenai adanya penandatanganan kontrak sepihak secara diam-diam.

Data aplikasi SPSE v4.5u20250321 mengonfirmasi bahwa tender pertama dengan kode 10139813000 sebenarnya telah dinyatakan gagal pada Juni lalu. Proyek di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp535.810.000,00 ini kemudian diulang kembali, di mana masa pengumuman pascakualifikasi dan pemasukan dokumen penawaran baru dijadwalkan aktif hingga Rabu, 8 Juli 2026.

Salah satu peserta lelang, Andi, menilai pihak ULP Maluku Utara tidak profesional karena membiarkan halaman sistem menggantung tanpa adanya penjelasan berbasis teks yang mendampingi status tersebut.

“Pihak ULP Maluku Utara tidak profesional karena membiarkan halaman sistem menggantung tanpa adanya penjelasan berbasis teks yang mendampingi status tersebut,” ujar Andi saat dikonfirmasi, Jum’at, (3/6)

Atas kondisi ini, ULP didesak untuk segera mengevaluasi pola kerja Pokja Pemilihan agar proses tender ulang berjalan transparan dan tidak menimbulkan prasangka negatif akibat minimnya keterbukaan informasi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Rahmat Wijaya

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru