Sempat Disegel, Tambang PT IMM di Halsel Diam-Diam Beraktivitas Lagi Malam Hari

- Penulis Berita

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aktifitas PT IMM

Foto: Aktifitas PT IMM

HALSEL,Coretansatu.com — PT Indonesia Mas Mulia (IMM) yang berlokasi di puncak gunung Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), dikabarkan kembali beraktivitas seperti biasa.

Perusahaan pemegang IUP seluas 4.800 hektare itu sempat disegel Satgas PKH pada Februari 2026. Penindakan tersebut dilakukan lantaran aktivitas eksploitasi berlansung tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Meski demikian, pada Kamis malam (2/7/2026), puluhan karyawan PT IMM kembali memasuki lokasi tambang. Sejumlah alat berat juga disebut telah berada di dalam area konsesi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami kaget. Tiba-tiba puluhan karyawan datang pada malam hari menuju lokasi perusahaan. Beberapa alat berat juga sudah dinaikkan ke lokasi PT IMM,” Kata seorang warga setempat meminta identitasnya di rahasiakan.

Masuknya puluhan karyawan pada malam hari memicu pertanyaan warga mengenai efektivitas penindakan dari Satgas PKH.

Warga khawatir, aktivitas pertambangan dapat membawa petaka baru karena belum ada kejelasan terkait perizinan perusahaan.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Warga mengaku masih trauma dengan banjir yang menerjang Desa Yaba pada awal Januari 2026. Mereka berharap, pemerintah tidak mengabaikan aspek keselamatan lingkungan dan masyarakat.

“Kami masih trauma dengan banjir yang melanda Desa Yaba. Jangan sampai kepentingan investasi segelintir orang mengorbankan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” Ujarnya.

Sekedar informasi, mayoritas saham PT IMM, yakni sebesar 85 persen, dikuasai PT Bela Co, perusahaan yang dikaitkan dengan jaringan bisnis keluarga almarhum Beni Laos, suami Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Sementara, 15 persen saham lainnya dimiliki PT Subur Mineral, tak lain dioperasikan kerabat dan lingkaran dekat keluarga Beni Laos.

Hingga berita ini dipublish,pihak PT Indonesia Mas Mulia (IMM) masih dalam upaya dikonfirmasi wartawan guna memperoleh tanggapan resmi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru