Pemilik Paket Ganja Jakarta-Ternate Kabur, Dua Rekannya Dilepas

- Penulis Berita

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE,Coretansatu.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ternate kecolongan setelah target utama pemilik paket ganja seberat 5 gram, berinisial CO, berhasil meloloskan diri dari kepungan petugas. Insiden tersebut terjadi di depan kantor ekspedisi J&T Express Bastiong, Ternate Selatan.

Kasat Narkoba Polres Ternate, AKP Suherman, mengonfirmasi bahwa dalam penyergapan tersebut petugas hanya berhasil mengamankan dua rekan pelaku berinisial RA dan WR. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua warga sipil tersebut dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan karena tidak mengetahui isi paket yang dibawa.

“Ada tiga orang di lokasi. Satu orang pemilik paket lari, dua orang diamankan dan mereka tidak tahu-menahu,” ujar Suherman saat dikonfirmasi, Jumat (3/6).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi penyergapan ini awalnya dirancang berdasarkan informasi intelijen mengenai pengiriman narkotika golongan satu jenis ganja dari Jakarta. Polisi kemudian berkoordinasi dengan pihak J&T Express Bastiong untuk memantau proses pengambilan barang.

Meski klaim kepolisian menyatakan telah melakukan taklimat (briefing) dan memetakan personel di seluruh sudut area, CO berhasil membaca situasi dan mengecoh petugas di lapangan. Pihak Polres Ternate berdalih, jebolnya barisan pengamanan terjadi lantaran personel di lapangan tidak mengantongi identitas fisik atau foto wajah asli dari sang pemilik barang.

Lemahnya akurasi data intelijen dan profiling target ini menjadi celah fatal yang dimanfaatkan CO untuk melarikan diri dari kepungan. Hingga saat ini, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Ternate masih melakukan pengejaran intensif terhadap CO yang kini resmi berstatus sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Rahmat Wijaya

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru