Rusak Wajah Pemerintah, GPM Halsel Kritik Keras Skandal DD Tahap I Desa Bisori

- Penulis Berita

Rabu, 17 September 2025 - 14:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Marhaenis (DPC GPM) Kabupaten Halmahera Selatan angkat bicara soal mencuatnya dugaan skandal penggelapan Dana Desa (DD) tahap I Tahun Anggaran 2025 di Desa Bisori, Kecamatan Kasiruta Barat.

Ketua DPC GPM Halsel, Harmain Rusli, dengan tegas menyatakan kasus ini merupakan bukti lemahnya sistem pengawasan pemerintah daerah.

,“Penunjukan pejabat sementara (Pj) Desa Bisori oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Halsel harus dipertanyakan. Jangan cuci tangan, DPMD juga harus ikut bertanggung jawab karena pejabat itu mereka yang tunjuk,” tegas Harmain Rusli kepada media, Rabu (17/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, skandal tersebut tidak hanya mencoreng nama baik pemerintahan desa, tetapi juga mempermalukan wajah pemerintah kabupaten.

“Dana Desa itu uang rakyat. Seharusnya digunakan untuk pembangunan, bukan untuk kepentingan pribadi. Ini sudah melukai rasa keadilan masyarakat Bisori,” ujarnya.

Harmain juga menyoroti minimnya transparansi penggunaan dana tahap I 2025 yang seharusnya dialokasikan untuk berbagai program desa seperti penyediaan WiFi Starlink, tong sampah, kegiatan kepemudaan, hingga pengadaan bodi ketinting lengkap dengan mesin. “Kenyataannya program itu nol, tapi anggaran habis. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi indikasi penggelapan terstruktur,” katanya.

Ia menegaskan DPMD Halsel dan Inspektorat tidak boleh tinggal diam. “Audit menyeluruh harus segera dilakukan, dan jika ditemukan pelanggaran, proses hukum harus transparan sampai tuntas. Jangan tunggu viral baru bergerak,” seru Harmain Rusli.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa kantor desa adalah pusat pelayanan publik. Jika Pj jarang berkantor, hal ini menunjukkan lemahnya komitmen dan pengawasan.

“Warga Bisori sudah jelas-jelas menderita akibat pelayanan lumpuh. Ini bukti nyata bahwa Pj hanya menjadikan jabatan sebagai alat menguras anggaran,” imbuhnya.

Harmain menutup komentarnya dengan mengajak masyarakat dan elemen sipil mengawal kasus ini. “Kami di GPM Halsel akan terus mengawasi, mendesak, dan mengawal agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru