Pengaspalan Jalan Menuju RSUD Weda Dihentikan, DPRD: Kualitas Tidak Sesuai Standar  

- Penulis Berita

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: pengaspalan

Foto: pengaspalan

HALTENG Coretansatu.com – Pekerjaan pengaspalan jalan hotmix pada ruas Perempatan Kilo Tiga menuju RSUD Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, dihentikan sementara oleh anggota DPRD Usman Tigedo karena dinilai tidak memenuhi standar teknis. Peristiwa ini terjadi setelah Usman mendatangi lokasi usai menerima informasi terkait kondisi pekerjaan yang dianggap tidak memadai.

Sebagai akses penting yang menghubungkan kawasan permukiman dengan rumah sakit daerah, kualitas jalan tersebut harus benar-benar terjamin. Usman yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Perindo Halmahera Tengah menunjukkan kekecewaannya secara langsung di lokasi.

“Ini bukan sekadar jalan, ini akses vital menuju fasilitas kesehatan. Bagaimana bisa kualitas pengerjaannya seperti ini? Tanpa pengawasan, kontraktor bekerja seenaknya. Saya minta pekerjaan ini dihentikan sementara sampai ada evaluasi menyeluruh,” tegas Usman dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan lapangan, material hotmix yang digunakan tidak sesuai dengan kualifikasi teknis, sementara proses pengerjaannya juga tidak dilakukan secara rapi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait daya tahan jalan jika dilanjutkan tanpa perbaikan.

Menurut Usman, proyek infrastruktur yang dibiayai anggaran daerah harus mengikuti standar yang jelas karena sumber dana berasal dari pajak masyarakat. Ia menilai ketidakhadiran pengawas dari Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Tengah merupakan bentuk kelalaian fatal.

“Jangan salahkan kami di DPRD jika nanti kami memanggil pihak dinas untuk meminta pertanggungjawaban atas proyek ‘ecek-ecek’ ini. Kami menuntut standar kualitas yang layak, bukan sekadar menggugurkan kewajiban,” pungkasnya.

Keberadaan pengawas teknis dinilai sangat penting untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi kontrak, karena tanpa kontrol yang memadai, kontraktor berpotensi bekerja seenaknya.

Hingga saat berita ini diterbitkan, Awak media masih berupaya mengkonfirmasi i Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Tengah untuk mendapatkan penjelasan terkait nilai pagu anggaran dan perusahaan kontraktor yang menangani proyek ini. Masyarakat kini menunggu langkah lanjutan agar pekerjaan dapat dievaluasi menyeluruh dan dilanjutkan dengan kualitas yang sesuai standar.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru