Geger! Pekerja Asal Sula Ditemukan Tewas Mengenaskan di Area PT IWIP

- Penulis Berita

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

HALTENG,Coretansatu.com – Seorang pekerja tambang di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) ditemukan tewas dalam kondisi tergantung pada rangkaian plat baja besi di area Jalur 60 CAS 5, Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Selasa pagi (10/3/2026).

Korban berinisial AJ, pria berusia 21 tahun kelahiran Waiman (12 Desember 2004), bekerja sebagai General Worker dan tercatat sebagai warga Desa Waiman, Kecamatan Sulabesi, Kabupaten Kepulauan Sula. Hal itu dikonfirmasikan Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedewanto melalui Kasih Humas Ipda Amir Mahmud pada hari yang sama.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIT oleh seorang saksi berinisial NH, rekan kerja korban yang sama, setelah menyadari AJ tidak hadir dalam aktivitas kerja sejak pagi. Menurut keterangan saksi, sehari sebelumnya (Senin, 9/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIT, korban sempat meminta menumpang mobil truk yang dikemudikan saksi untuk pulang. Namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena saksi sedang mengawali alat berat forklift.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saksi kemudian menyarankan korban untuk menumpang truk Dutro ke Jalur 50 Gudang Batu Bara PT IWIP untuk scan wajah sebagai prosedur kehadiran. Sebelum pergi, korban sempat mengatakan ingin buang air kecil terlebih dahulu,” ujar saksi dalam keterangannya.

Keesokan harinya, saat briefing pagi di Gudang B1 sekitar pukul 07.00 WIT, saksi menemukan AJ tidak hadir. Setelah menanyakan kepada rekan kerja dan tidak mendapatkan informasi, saksi mencoba menghubungi korban dan melakukan pencarian hingga menemukan jenazah di tempat yang biasa digunakan pekerja untuk buang hajat.

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan, tindakan awal di TKP, dan identifikasi korban. Jenazah kemudian diturunkan dan dievakuasi ke klinik perusahaan untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak HRD PT IWIP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan kronologi lengkap dan faktor-faktor yang melatarbelakangi kematian pekerja muda tersebut di kawasan industri terbesar di Halmahera Tengah.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru