Pelayanan SPBU Nurweda Dikecam: Kasir Kosong, Satu Nozzle Dipakai, Pengisian Galon Picu Antrean Panjang!”

- Penulis Berita

Senin, 9 Maret 2026 - 07:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Kondisi Terkini SPBU Nerweda

Foto, Kondisi Terkini SPBU Nerweda

HALTENG,Coretansatu.com – Pelayanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Nurweda, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Warga menilai sistem pelayanan di SPBU tersebut sangat buruk dan tidak tertata, sehingga memicu antrean panjang kendaraan hampir setiap hari.

Keluhan masyarakat bukan tanpa alasan. Kondisi di lapangan menunjukkan minimnya petugas yang melayani, bahkan kasir sering kali tidak berada di tempat. Situasi ini membuat proses transaksi dan pengisian bahan bakar berjalan lambat dan tidak terkoordinasi dengan baik.

Pantauan di lokasi memperlihatkan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di area SPBU. Para pengendara terpaksa menunggu dalam antrean hingga berjam-jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah lain yang memperparah kondisi tersebut adalah penggunaan hanya satu nozzle atau alat pengisian BBM oleh pihak SPBU. Padahal, di lokasi terlihat terdapat beberapa nozzle yang sebenarnya bisa dioperasikan untuk mempercepat pelayanan.

Ironisnya, selain melayani kendaraan, pihak SPBU juga melayani pengisian BBM menggunakan galon. Praktik ini memicu kekecewaan para pengendara yang telah lama mengantre, karena pengisian galon dianggap memperlambat proses pelayanan bagi kendaraan.

Akibat sistem pelayanan yang dinilai tidak tertata, proses pengisian BBM berjalan sangat tidak efisien. Kendaraan harus dilayani secara bergiliran dalam jumlah tertentu sebelum kendaraan lain bisa mengisi bahan bakar.

Sejumlah pengendara yang ditemui di lokasi mengaku kesal dan kecewa dengan pola pelayanan yang diterapkan oleh pihak SPBU. Mereka menilai pengelola tidak serius dalam memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

“Pelayanan lama sekali. Cuma satu nozzle yang dorang pake. Torang yang antri di panas-panas, tiba orang bawa galon langsung dorang isi. Cara pengisian juga tara bagus, isi empat mobil dulu baru empat motor lagi. Ini sangat lambat,” keluh salah satu pengendara.

Menurut para pengendara, antrean panjang sebenarnya bisa dihindari jika pihak SPBU mengoperasikan seluruh fasilitas pengisian yang tersedia serta menerapkan sistem pelayanan yang lebih tertib.

Warga menilai lemahnya manajemen pelayanan di SPBU tersebut mencerminkan kurangnya perhatian terhadap kenyamanan masyarakat yang setiap hari membutuhkan BBM untuk aktivitas ekonomi maupun transportasi.

Masyarakat pun mendesak pihak pengelola SPBU di Desa Nurweda segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan, termasuk menambah petugas kasir, mengoperasikan seluruh nozzle yang tersedia, serta menertibkan pengisian BBM menggunakan galon agar pelayanan menjadi lebih cepat, tertib, dan adil bagi seluruh pengendara.

Hingga berita ini diterbitkan pihak SPBU masi dalam upaya konfirmasi wartawan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru