Rapat Selesai, Tambang Ilegal Tetap Menggila! Komitmen Bupati Ikram Dipertanyakan

- Penulis Berita

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Aktivitas Galian C Di Wedana dan Ake Ici

Foto, Aktivitas Galian C Di Wedana dan Ake Ici

HALTENG,Coretansatu.com- Langkah tegas Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, dalam menertibkan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Galian C kini dipertanyakan.

Meski rapat koordinasi penertiban telah digelar pada 10 Februari 2026 lalu, aktivitas tambang ilegal di Desa Wedana dan Desa Ake Ici terpantau masih beroperasi tanpa hambatan.

Kondisi di lapangan ini memicu kritik pedas dari Himpunan Konsultan Hukum Pertambangan Indonesia (HKHPI).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui MS. Basrah S.H., HKHPI menyatakan kekecewaannya terhadap lambannya eksekusi nyata di lapangan oleh Pemerintah Daerah dan aparat penegak hukum.

“Rapat sudah selesai, komitmen sudah diucapkan, tapi mengapa alat berat masih bekerja di Wedana dan Ake Ici? Pembiaran ini seolah mengonfirmasi bahwa pemerintah kalah oleh mafia tambang ilegal,” tegas Basrah dalam keterangan resminya, Sabtu (21/2/2026)

Basrah menekankan bahwa berdasarkan UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba, pemerintah memiliki payung hukum yang kuat untuk melakukan tindakan represif, mulai dari penghentian total kegiatan hingga penyitaan alat berat sebagai barang bukti.

Pantauan media di lokasi pada Rabu (18/2/2026) memperkuat indikasi mandulnya penegakan hukum tersebut.

Dua unit ekskavator ditemukan masih aktif melakukan pengerukan masif di area perbukitan.

Aktivitas ini telah mengubah topografi alami secara permanen dan meningkatkan risiko pencemaran lingkungan serta bencana ekologis bagi warga sekitar.

Selain dampak lingkungan, pembiaran ini berdampak langsung pada kerugian negara akibat hilangnya potensi retribusi daerah yang seharusnya masuk ke kas daerah.

Hingga saat ini, publik dan aktivis hukum mendesak Bupati Ikram M. Sangadji untuk segera melakukan tindakan nyata berupa penyegelan lokasi, bukan sekadar imbauan formalitas di ruang rapat.

HKHPI memberikan peringatan keras bahwa integritas Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan pendapatan daerah kini sedang dipertaruhkan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

FORMAPAS Desak Polda Malut Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan.
Buntut Dugaan Penghalangan Kerja Jurnalis, PWI Halsel Polisikan Barbara Cs
Jadwal Diundur Berulang Kali, Ada Apa dengan PPK Yusuf Kasim dan Pokja ULP Halmahera Tengah
Pers Dilarang Ambil Gambar di Kusu Island Resort, PWI Halsel: Ini Ancaman bagi Kemerdekaan Pers
Instruksi Kapolri Mandul di Halsel: 10 Titik Tambang Ilegal Bebas Beroperasi
Detik-Detik Menegangkan, Toko Pakaian Rahman di Bastiong Nyaris Hangus Terbakar!
Dugaan Pelanggaran Hukum di Kusu Island Resort, Pengelola WNA Hindari Konfirmasi Wartawan
Diduga Ada Pembiaran, Tambang Emas Ilegal di Kusubibi Tetap Eksis di Depan Mata 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16

FORMAPAS Desak Polda Malut Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan.

Senin, 27 Juli 2026 - 11:00

Buntut Dugaan Penghalangan Kerja Jurnalis, PWI Halsel Polisikan Barbara Cs

Senin, 27 Juli 2026 - 05:23

Jadwal Diundur Berulang Kali, Ada Apa dengan PPK Yusuf Kasim dan Pokja ULP Halmahera Tengah

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:14

Pers Dilarang Ambil Gambar di Kusu Island Resort, PWI Halsel: Ini Ancaman bagi Kemerdekaan Pers

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:19

Instruksi Kapolri Mandul di Halsel: 10 Titik Tambang Ilegal Bebas Beroperasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:47

Dugaan Pelanggaran Hukum di Kusu Island Resort, Pengelola WNA Hindari Konfirmasi Wartawan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:58

Diduga Ada Pembiaran, Tambang Emas Ilegal di Kusubibi Tetap Eksis di Depan Mata 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:26

Aktivitas Rendaman Sianida Ilegal Kusubibi Berjalan Mulus, Seret Tiga Nama Oknum Polisi di Halsel

Berita Terbaru