HALTENG,Coretansatu.com– Perubahan jadwal secara beruntun pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dalam tender proyek Pembangunan Rabat Beton Desa Persiapan Ake Ici memicu tanda tanya, Pasalya, Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pokja Pemilihan Kabupaten Halmahera Tengah tercatat melakukan revisi jadwal hampir seluruh tahapan.
Berdasarkan data pantauan SPSE pada Senin (27/7/2026), pergeseran kalender tender terjadi mulai dari tahapan evaluasi, pembuktian kualifikasi, penetapan pemenang, masa sanggah, hingga penandatanganan kontrak. Ketidakstabilan jadwal ini menimbulkan pertanyaan dari para pelaku jasa konstruksi mengenai konsensus perencanaan panitia.
Proyek di bawah Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Perkotaan ini bernilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 999.949.337,24 dengan sumber dana APBD 2026
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Akibat rangkaian perubahan tersebut, tahap Pembuktian Kualifikasi dokumen Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) dipadatkan dan berjalan hari ini, Senin (27/7/2026), dengan batas akhir pukul 16:59 WIT. Bergesernya tahapan ini ikut mendorong mundur jadwal Penetapan dan Pengumuman Pemenang menjadi esok hari, Selasa (28/7/2026).
Imbas dari penundaan ini, Masa Sanggah ikut bergeser ke tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2026. Sementara itu, agenda Penandatanganan Kontrak terpaksa mundur ke tanggal 3 Agustus 2026.
Di tengah ketidakpastian dinamika jadwal ini, CV Cansa Mitra Utama saat ini memimpin urutan kompetisi dengan penawaran terkoreksi terendah Rp 887.443.592,52. Tiga rekanan lain yang membayangi di posisi lulus evaluasi adalah CV Balibunga Utama, Sinar Mitra Pembangunan, dan CV Lakoria Sapete Karya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yusuf Kasim, S.Kom, kini memikul tanggung jawab besar bersama Pokja ULP untuk memastikan bahwa perubahan jadwal ini tidak mengganggu target waktu pengerjaan fisik di lapangan kerja Kecamatan Weda
Kinerja ULP kini diuji pada sisa waktu yang krusial. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Yusuf Kasim, S.Kom, harus memastikan Pokja ULP benar-benar objektif memeriksa keabsahan Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) dalam sisa waktu beberapa jam ke depan.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : Rahmat Wijaya







