Buka Puasa Perdana Diselimuti Gelap: Listrik Padam Dua Hari Berturut, Buru PT IWIP Dan Warga Lelilef Lokulamo Murka Pada PLN Halteng

- Penulis Berita

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

HALTENG,Coretansatu.com – Suasana jelang buka puasa perdana yang seharusnya penuh khidmat dan kebersamaan justru berubah menjadi kekecewaan dan amarah. Listrik padam selama dua hari berturut-turut pada waktu sore hari membuat para buru PT IWIP dan warga Desa Lelilef Lokulamo geram terhadap kinerja PLN di Halmahera Tengah, Kamis/19/02/2026.

Pemadaman yang terjadi tepat menjelang waktu berbuka dinilai sangat merugikan masyarakat. Aktivitas rumah tangga terganggu, makanan yang sedang dipersiapkan menjadi terhambat, dan suasana ibadah kehilangan kenyamanan akibat gelap gulita yang datang tanpa peringatan jelas.

Salah satu buru PT IWIP yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut bahwa listrik sudah dua hari padam setiap sore hari, tepat di momen krusial menjelang berbuka puasa. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan buruknya pengelolaan dan koordinasi pelayanan listrik di daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua hari ini setiap sore lampu mati. Kami ini mau berbuka puasa, tapi selalu begini. Kinerja PLN Halteng amburadul,” tegasnya dengan nada kesal.

Kritikan keras juga datang dari warga Lelilef Lokulamo berinisial LW. Kepada media ini, ia secara terbuka melontarkan kekecewaannya terhadap pihak PLN. Menurutnya, momen buka puasa perdana seharusnya menjadi perhatian khusus, bukan malah diwarnai dengan pemadaman listrik yang berulang.

“Ini buka puasa perdana kong pigi lampu mati itu. PLN Halteng ni memang so tallu lagi,” ungkap LW dengan nada geram, mencerminkan kekecewaan yang dirasakan banyak warga lainnya.

Warga menilai pemadaman yang terjadi secara berulang tanpa penjelasan resmi menunjukkan lemahnya manajemen pelayanan. Mereka mempertanyakan kesiapan PLN dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama bulan Ramadan, yang setiap tahunnya pasti terjadi.

Sebagian masyarakat bahkan menyebut bahwa kondisi ini bukan pertama kali terjadi. Pemadaman di waktu-waktu penting dianggap sudah menjadi persoalan klasik yang terus berulang tanpa solusi konkret, sehingga memicu ketidakpercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan di Halmahera Tengah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN Halteng terkait penyebab pasti pemadaman yang terjadi dua hari berturut-turut tersebut. Masyarakat berharap ada penjelasan transparan sekaligus langkah cepat untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama di bulan suci Ramadan yang sarat makna dan kebutuhan dasar akan penerangan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore
Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan
Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik
Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan
Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:46

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18

Kapolresta Tidore Sebut Arahan Kapolda Malut Jadi Pedoman dan Motivasi Personel di Lapangan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:35

Pilkada Halsel 2031: Menguji Identitas Politik Ananta Risky di Bawah Bayang-Bayang Nama Besar Usman Sidik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:01

Lakukan Maladministrasi, GMNI Minta Bupati Halsel Copot Kades Kaputusan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Berita Terbaru

Maluku Utara

Perkuat Kamtibmas, Kapolda Malut Silaturahmi ke Sultan Tidore

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:46