FAM Gelar Aksi Desak Kejati Malut, Ambil Alih Kasus DBH Kawasi

- Penulis Berita

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: FAM Gelar Aksi di Depan Gedung Kejati Malut

Foto: FAM Gelar Aksi di Depan Gedung Kejati Malut

TERNATE,Coretansatu.com– Front Aksi Maluku Utara (FAM) secara terbuka menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kinerja Polda Maluku Utara dalam penanganan dugaan korupsi Dana Bagi Hasil (DBH) Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Sikap tegas itu diwujudkan melalui aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Rabu (17/12/2025).

Desa Kawasi yang menjadi desa lingkar industri nikel PT Harita Group menerima DBH sebesar sekitar Rp15 miliar selama empat tahun terakhir (2022–2025). Rinciannya, pada 2022 DBH tercatat Rp1,8 miliar, meningkat menjadi Rp3 miliar (2023), berkisar Rp3,5–4,3 miliar (2024), dan melonjak drastis hingga Rp6,8 miliar pada 2025. Ironisnya, besarnya anggaran tersebut dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi pembangunan desa yang masih stagnan dan minim transparansi.

“Besarnya DBH tidak sejalan dengan kondisi riil Desa Kawasi. Kami melihat ada kejanggalan serius. Hasil penelusuran Polda seperti ada gajah di balik batu,” tegas Asyadi, Koordinator Lapangan FAM, dalam orasinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polemik DBH Kawasi sebelumnya telah ditangani Polda Malut, sebagaimana tertuang dalam surat resmi Ditreskrimsus Polda Malut Nomor: B/639/VII/2025/Ditreskrimsus tanggal Juli 2025. Namun, hingga kini hasil pemeriksaan tersebut tak kunjung dipublikasikan dan terkesan “menghilang tanpa kejelasan”. Lambannya penanganan perkara ini disebut Asyadi sebagai cermin buruk penegakan hukum di internal Polda Malut, sehingga pihaknya mendesak Kejati Malut mengambil alih dan menuntaskan kasus tersebut.

“Kasus DBH Kawasi adalah momentum menguji integritas Kejati Malut. Apakah benar konsisten dengan slogan pemberantasan korupsi, atau justru bernasib sama seperti penanganan di Polda,” ujarnya.

Tak hanya soal DBH Kawasi, FAM juga membawa sejumlah tuntutan lain kepada Kejati Malut, antara lain:

– Memeriksa Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Malut M. Saleh Talib dan Kepala Dinas PUPR Malut Risman Iriyanto Djafar terkait proyek irigasi Morotai senilai Rp24,3 miliar.

– Memeriksa Kepala Dinas PUPR Tidore Kepulauan Abdul Muis Husein atas proyek jalan hotmix Desa Maidi senilai Rp7,3 miliar.

– Segera memanggil dan memeriksa Bupati Halmahera Barat James Uang, Kepala Dinas Kesehatan, serta kontraktor proyek RS Pratama Halbar senilai Rp42,9 miliar.

– Menindaklanjuti putusan Pengadilan Negeri Ternate dengan memeriksa mantan Bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba terkait pengadaan Kapal Halsel Express 01 senilai Rp15,19 miliar.

Massa aksi menegaskan akan terus mengawal seluruh kasus tersebut hingga tuntas. Jika Kejati Malut dinilai lamban atau tidak serius, aksi lanjutan dipastikan akan kembali digelar.

Sementara itu, Kepala Desa Kawasi Arifin Saroa hingga berita ini diterbitkan masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait dugaan korupsi DBH tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27