Proyek Irigasi inpres tahap 3 tahun anggaran 2025 Di Desa Aha Sudah Sesuai Ketentuan Teknis

- Penulis Berita

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Direksi Teknis pembangunan inpres tahap III, Sudirman Thalib, ST

Foto : Direksi Teknis pembangunan inpres tahap III, Sudirman Thalib, ST

Morotai,Coretansatu.com – Pembangunan jaringan irigasi di  Desa Aha melalui program inpres tahap 3, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, kembali menjadi sorotan publik. Namun berbeda dari isu yang beredar sebelumnya, hasil penelusuran terbaru menunjukkan bahwa proyek senilai puluhan miliar tersebut dinilai telah berjalan sesuai ketentuan teknis yang ditetapkan pemerintah.

Informasi ini diperoleh setelah sejumlah pihak terkait, termasuk konsultan pengawas dan pejabat dinas teknis, memberikan klarifikasi resmi mengenai standar pekerja, tahapan konstruksi, dan dokumen pendukung yang digunakan dalam pembangunan irigasi tersebut.

Direksi Teknis pembangunan inpres tahap III, Sudirman Thalib, ST menjelaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan mengacu pada pedoman pelaksanaan pekerjaan dari Kementerian PUPR, termasuk tahapan pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi, tahapan Murtual check di lapangan terhadap existing bangunan, sebelum pekerjaan dilapangan dimulai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut konsultan pengawas proyek, desain teknis irigasi telah dirumuskan melalui serangkaian survei awal yang mencakup pengukuran topografi, kondisi tanah, debit air, serta kebutuhan lahan. Semua dokumen tersebut diklaim telah diverifikasi sebelum konstruksi dilaksanakan.

Terkait material konstruksi yang digunakan, pihak kontraktor memastikan bahwa seluruh bahan, termasuk agregat dan material pendukung lainnya, dipasok dari sumber yang legal dan telah memenuhi standar mutu sesuai spesifikasi pekerjaan.

Kontraktor juga menyebutkan bahwa pengawasan lapangan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan mengikuti gambar teknis, RAB, dan standar keselamatan kerja, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan selama proses pelaksanaan.

Masyarakat setempat yang sempat mempertanyakan keabsahan pembangunan kini mengaku mendapat penjelasan dari pihak pelaksana proyek. Mereka berharap proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Proyek inpres tahap 3 rehabilitasi jaringan irigasi di Aha sendiri merupakan salah satu program prioritas untuk memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas lahan persawahan. Irigasi yang memadai diharapkan mampu mendukung petani dalam mengelola lahan secara optimal sepanjang tahun.

Dengan adanya klarifikasi dan pemaparan resmi dari pihak teknis dan pelaksana, pemerintah daerah berharap isu yang berkembang dapat diluruskan, sehingga fokus utama masyarakat kembali pada manfaat pembangunan irigasi yang ditargetkan selesai dalam waktu dekat.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Berita Terkait

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam
DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula
Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas
Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 
BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 
Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Rabu, 22 April 2026 - 04:52

Proyek SPAM Rp8.8 Miliar di Halut Disorot: SEMMI Malut Minta Kepala BPBPK Dicopot 

Selasa, 21 April 2026 - 09:30

BWS Malut Dinilai Tak Bertaring Evaluasi PPK, FORMAPAS Bakal Laporkan Proyek Rp. 42 Miliar ke KPK 

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Berita Terbaru