Tuanku Muhammad Minta PLN Pangkas Biaya Tagihan Listrik Masyarakat Aceh Selama Bencana

- Penulis Berita

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh

Foto:Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh

BANDA ACEH,Coretansatu.com — Sejak pertengahan November 2025, Sumatera bagian utara, yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dilanda bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, dan longsor. Pemicu utamanya adalah bibit siklon tropis 95B yang menguat menjadi siklon tropis Senyar dan bergerak melintasi daratan Aceh.

Akibat fenomena langka ini terjadilah peningkatan suplai uap air di Selat Malaka, membentuk awan konvektif masif, dan memicu hujan ekstrem yang berlangsung berhari-hari. Dampaknya terjadilah banjir dan longsor yang meluas, ratusan ribu warga mengungsi, ratusan orang meninggal, jaringan listrik ambruk, dan akses transportasi terputus. Bahkan di Aceh wilayah yang tidak berdampak juga merasakan pemadaman listrik yang lama akibat kerusakan fasilitas tower dan gardu listrik seperti Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Terkait hal tersebut diatas Tuanku Muhammad selaku Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh meminta kepada PLN untuk memberikan stimulus tagihan listrik bagi masyarakat Aceh selama proses pemulihan pasca terkena bencana ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kondisi perekonomian sedang terganggu dan terhambat.

“Pasca bencana ini, kondisi perekonomian masyarakat sedang terpuruk, jangankan membiayai kehidupan sehari-hari, untuk bertahan hidup saja masih belum jelas. Terutama di kawasan yang mengalami kerusakan parah. Sebab itu kita meminta kepada Pemerintah dan PLN untuk mengambil tindakan konkret untuk menyelamatkan kondisi perekonomian masyarakat dengan memberikan stimulus potongan biaya tagihan listrik hingga situasi kembali membaik” Ujar Tuanku.

Disamping itu, Tumad yang juga selaku ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh meminta agar di masa rehabilitasi kedepan untuk menggratiskan biaya pemasangan meteran listrik baru bagi korban yang terkena bencana.

“Kedepan kita juga meminta agar PLN bisa menggratiskan biaya pemasangan meteran baru bagi masyarakat yang ingin memasang meteran listrik pasca terjadi bencana banjir. Mungkin ada masyarakat yang kondisi rumah yang ditinggalin saat ini sudah hancur dan harus membangun rumah baru maka biaya pemasangan meteran baru kita minta agar digratiskan”. Kata Tumad.

Tumad menjelaskan bahwa semua permintaan ini adalah untuk membantu masyarakat Aceh yang telah terkena bencana.

PLN sebagai perusahaan besar milik negara tidak harus selalu memikirkan keuntungan besar terkadang harus juga berkorban untuk nasib rakyat Indonesia yang sedang kesulitan hidup akibat bencana yang terjadi. Tentunya juga Pemerintah Indonesia harus terlibat dalam mendukung dan mendorong kebijakan yang pro rakyat ini.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

Lawan Hoaks dengan Edukasi, Direktur Aceh Humam Foundation Ajak Warga Fokus Pemulihan Banjir 
Ramadhan Damai sebagai Tanggung Jawab Kolektif: PERMAHI Aceh Soroti Peran Preventif Kepolisian
MPC Pemuda Pancasila Buat Warga Terdampak Banjir Kembali Tersenyum
Janji Bukan Sekadar Kata, Deretan Program Nyata Jamaluddin Idham dalam Setahun
Peduli Pendidikan Pasca Bencana, Anggota DPRK Aceh Utara Salurkan 200 Paket Sekolah
Anggota DPR RI Terobos Daerah Terisolir, Salurkan Logistik untuk Warga Uyem Beriring dan Kampung Pasir
PW IPNU Aceh Desak Presiden Copot Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran Usai Anggotanya Melakukan Dugaan Pemukulan Terhadap Warga
HA IPB Aceh Sambut Kepemimpinan Baru untuk Perluas Dampak Pengabdian Alumni

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:43

Dinilai Mandul, GMNI Desak Kapolda Malut Turun Tangan Segel PETI di Halmahera Selatan

Berita Terbaru