HALSEL,Coretansatu.com — Kritik keras menghantam Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan, Zaki Abdul Wahab, warga Desa Toin menilai dirinya lebih sibuk memperlihatkan gaya berpakaiannya ketimbang menyelesaikan persoalan desa yang semakin menumpuk.
Kekecewaan warga Toin meledak karena mereka menilai urusan pelayanan desa yang seharusnya mendapat perhatian justru kerap diabaikan. Warga menyebut Kadis lebih sering tampil perlente di berbagai kesempatan, namun jarang turun langsung menanggapi keluhan masyarakat.
Sejumlah warga mengaku heran melihat gaya sang pejabat yang dianggap tidak mencerminkan situasi desa yang sedang menghadapi persoalan serius. Mereka menilai penampilan Zaki yang kerap memamerkan pakaian dan sepatu mahal dinilai kontras dengan kondisi lapangan yang membutuhkan kehadiran seorang pemimpin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang kami lihat dia sibuk berpose dengan pakaian mahal dan sepatu mengkilap. Tapi permasalahan desa justru diabaikan olehnya,” ungkap salah satu warga yang meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan.
Keluhan warga kian memuncak karena sudah lima bulan kantor Desa Toin dipalang akibat sejumlah tuntutan yang belum dipenuhi. Namun, menurut warga, sang Kadis justru lebih sering terlihat berpose di kantor ketimbang turun meninjau situasi di Toin.
Warga menilai sikap ini menunjukkan rendahnya komitmen DPMD dalam menyelesaikan kemelut yang sudah lama membuat aktivitas pemerintahan desa lumpuh. Mereka bahkan menyebut tindakan Kadis semakin memperkeruh sentimen masyarakat.
Menurut Hartono, salah satu warga Desa Toin, unjuk rasa sudah pernah dilakukan lima bulan lalu di depan kantor DPMD Halsel. Aksi tersebut menuntut agar Kepala Desa Toin, Fahmi Taher, segera dicopot karena diduga selama tiga tahun terakhir tidak menunjukkan progres pembangunan.
Namun hingga kini, kata Hartono, tidak ada langkah tegas dari DPMD, termasuk dari Kadis sebagai penanggung jawab pembinaan desa. Hal itulah yang membuat warga semakin geram dan menilai Zaki tidak menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.
Warga pun mendesak Bupati Kabupaten Halmahera Selatan (Hasan Ali Bassam Kasuba) untuk turun tangan menyelesaikan persoalan yang berlarut-larut ini, sebelum situasi di Desa Toin semakin memburuk akibat lemahnya respon dari pihak DPMD Halsel.
Editor : Editor_Coretansatu
Sumber Berita : Taslim Barakati









