Likuidasi Impor Beras Thailand: KPA Peringatkan! Jangan Korbankan Petani Aceh

- Penulis Berita

Rabu, 26 November 2025 - 12:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bang Jack Libya ( KPA)

Foto: Bang Jack Libya ( KPA)

SABANG,Coretansatu.Com — Polemik panas seputar rencana pemasukan 250 ton beras asal Thailand melalui Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Sabang terus memanas dan menjadi sorotan tajam publik. Kekhawatiran akan dampak terhadap stabilitas harga dan nasib petani lokal kian menguat.

Menyikapi riuhnya perdebatan yang terjadi, Bang Jack Libya, Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, mengeluarkan pernyataan tegas. Ia menyerukan kepada semua pihak terkait agar segera mengedepankan kejernihan berpikir dan menghentikan manuver yang merugikan rakyat.

Menurut Bang Jack, saat ini bukan saatnya bermain-main dengan kebijakan yang berpotensi melumpuhkan ekonomi petani. Ia menekankan perlunya langkah konkret:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memperkuat koordinasi antarinstansi terkait impor dan perdagangan.

Berorientasi total pada perlindungan terhadap petani lokal sebagai prioritas utama.

“Semua pihak harus mengedepankan kejernihan berpikir, memperkuat koordinasi antarinstansi, dan tetap berorientasi pada perlindungan terhadap petani. Nasib petani lokal tak boleh menjadi korban,” tegas Bang Jack.

Dalam kesempatan yang sama, Bang Jack juga menyinggung perihal regulasi impor. Ia menegaskan bahwa klarifikasi Menteri Pertanian mengenai regulasi impor di Sabang harus dijadikan pegangan bersama.

Menurutnya, hal ini krusial mengingat Sabang sebagai kawasan dengan kewenangan khusus memang memiliki mekanisme perdagangan yang berbeda.

Namun, kewenangan khusus ini tidak boleh dimanfaatkan untuk tujuan yang mencederai sektor pertanian Aceh. Klarifikasi Menteri harus menjadi benchmarking untuk memastikan impor 250 ton beras tersebut tidak melanggar koridor regulasi dan prinsip perlindungan pangan nasional.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

Lawan Hoaks dengan Edukasi, Direktur Aceh Humam Foundation Ajak Warga Fokus Pemulihan Banjir 
Ramadhan Damai sebagai Tanggung Jawab Kolektif: PERMAHI Aceh Soroti Peran Preventif Kepolisian
MPC Pemuda Pancasila Buat Warga Terdampak Banjir Kembali Tersenyum
Janji Bukan Sekadar Kata, Deretan Program Nyata Jamaluddin Idham dalam Setahun
Peduli Pendidikan Pasca Bencana, Anggota DPRK Aceh Utara Salurkan 200 Paket Sekolah
Anggota DPR RI Terobos Daerah Terisolir, Salurkan Logistik untuk Warga Uyem Beriring dan Kampung Pasir
PW IPNU Aceh Desak Presiden Copot Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran Usai Anggotanya Melakukan Dugaan Pemukulan Terhadap Warga
HA IPB Aceh Sambut Kepemimpinan Baru untuk Perluas Dampak Pengabdian Alumni

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:04

BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:22

Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:26

PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak

Berita Terbaru

Foto: Barang bukti sitaan Tim Penegakan Hukum (Gakkum) KPH.

Maluku Utara

BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu

Selasa, 11 Agu 2026 - 06:04