Ilegal Logging Dan Solar Subsidi Mengalir Di Samat: Bos Candra Diduga Kebal Hukum

- Penulis Berita

Jumat, 21 November 2025 - 14:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aktivitas industri kayu CV Candra jaya perkasa

Foto: Aktivitas industri kayu CV Candra jaya perkasa

HALSEL,Coretansatu.com — Dugaan praktik ilegal logging dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar kembali mencuat di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan. Aktivitas industri kayu di kawasan tersebut semakin menjadi sorotan setelah ditemukan beroperasi tanpa papan informasi perusahaan serta terindikasi kuat menggunakan BBM subsidi untuk alat berat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas pengolahan kayu itu telah berlangsung selama bertahun-tahun di area hutan, jauh dari pemukiman warga. Operasi tanpa identitas perusahaan ini memunculkan dugaan bahwa aktivitas tersebut sengaja ditutupi dari pengawasan pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Warga setempat menegaskan bahwa perusahaan itu bukan hanya beroperasi di dalam hutan, tetapi juga memanfaatkan BBM subsidi yang didatangkan dari Kota Labuha. Upaya pengiriman solar itu dilakukan secara rutin menggunakan kapal kayu, lalu didrop ke lokasi pengolahan kayu tanpa melalui mekanisme distribusi resmi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BBM subsidi itu dimuat pakai kapal kayu dari Labuha menuju Samat, langsung diarahkan ke lokasi perusahaan,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

Warga juga menyebutkan bahwa kayu hasil olahan dari lokasi tersebut dikirim ke Ternate untuk diperdagangkan. Pola operasional ini disebut sudah lama dilakukan tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang.

Saat sejumlah awak media mendatangi lokasi, hanya seorang pekerja bernama Aris yang ditemukan. Ia mengaku bahwa perusahaan tempatnya bekerja masih dalam proses pengurusan izin, dan membenarkan bahwa alat berat di lokasi menggunakan solar subsidi untuk operasional.

“Yang saya tahu, perusahaan ini disebut CV Chandra Jaya Perkasa. Izin belum selesai diurus. Bos bernama Candra, keturunan Cina,” ujar Aris. Namun, saat ditanya tentang sumber BBM subsidi, pernyataannya justru berbeda dari keterangan warga sebelumnya.

“Solar saya beli dari salah satu warga Posi-Posi bernama Aji,” katanya dengan nada ragu. Padahal aturan mengenai penyalahgunaan BBM subsidi dan praktik ilegal logging jelas merupakan tindak pidana berdasarkan undang-undang migas dan kehutanan, yang ancamannya tidak main-main.

Ironisnya, dua pelanggaran berat itu seakan tidak berlaku bagi perusahaan yang disebut milik Bos Candra. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, yang bersangkutan enggan merespons, memperkuat dugaan bahwa aktivitas ini berlangsung tanpa pengawasan dan terindikasi kebal hukum.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27