Maluku Utara Fokus Berantas Korupsi, Kasus Sekda Tidore Jadi Prioritas Kejati

- Penulis Berita

Kamis, 13 November 2025 - 06:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Malut, Ricard Sinaga,
Sumber Foto:Cermat

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Malut, Ricard Sinaga, Sumber Foto:Cermat

TERNATE,Coretansatu.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Maluku Utara (Malut) bergerak cepat! Dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) resmi ditingkatkan ke tahap penyelidikan. Hal ini ditegaskan Kejati Malut sebagai komitmen untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Malut, Ricard Sinaga, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan menutupi kasus ini dan akan menyerahkan penanganannya ke bidang Pidana Khusus (Pidsus). “Kejati Maluku Utara tidak menutup-nutupi dugaan kasus tindak pidana korupsi. Kami konsen dalam penanganan kasus ini,” tegas Ricard dalam konferensi pers.

Dugaan penyalahgunaan anggaran yang menyeret nama Sekda Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dokumalamo, diduga terkait dengan realisasi belanja jasa kantor honorarium rohaniawan pada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara tahun 2023, ditemukan adanya realisasi belanja yang tidak sesuai peruntukan senilai Rp 4.852.500.000,00.

BPK merekomendasikan Wali Kota Tidore Kepulauan agar memerintahkan Sekda selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk lebih cermat dalam mengevaluasi usulan perencanaan anggaran.

Temuan BPK ini menjadi dasar bagi Kejati Maluku Utara untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ricard menegaskan bahwa Kejati Malut akan bekerja secara transparan dan profesional dalam menangani perkara ini.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit
Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang
Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:44

Dinas Perkim dan Kejari Tidore Diduga Bersekongkol: Tega Kuras Anggaran Rakyat Rp4,8 M di Tengah Defisit

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:37

Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27