HALSEL,Coretansatu.com – Desa Tuwokona di Kecamatan Bacan Selatan, Halmahera Selatan, punya cara istimewa untuk membangkitkan semangat ketahanan pangan: “Gema Jagung”! Pada hari Sabtu (9/11/2025), warga desa berbondong-bondong memenuhi ladang, bukan sekadar menanam jagung, melainkan menabur harapan untuk masa depan ekonomi desa yang lebih cerah.
Lahan pertanian Desa Tuwokona berubah menjadi arena penuh semangat. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Nursanti Awal, S.Pd., M.Pd., warga dengan riang menanam bibit jagung. “Gema Jagung” bukan hanya sekadar seremoni, tetapi simbol dari tekad warga untuk mandiri dan berdaya.
” Kami ingin menggaungkan semangat bertani, khususnya jagung, sebagai sumber kekuatan ekonomi baru bagi Tuwokona,” ujar Kades Nursanti di tengah kesibukan. “Gema Jagung adalah langkah awal menuju perubahan besar!”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Nursanti menjelaskan bahwa program “Gema Jagung” dirancang untuk melibatkan semua lapisan masyarakat. Mulai dari generasi muda hingga tokoh adat, semua bekerja sama menanam jagung. Lebih dari sekadar bercocok tanam, mereka juga belajar tentang teknik pertanian modern, pengelolaan hasil panen, hingga pemasaran produk.
” Kami tidak hanya ingin menghasilkan jagung, tetapi juga menciptakan generasi petani muda yang inovatif dan berjiwa wirausaha,” tambahnya.
Dukungan untuk “Gema Jagung” juga datang dari Bhabinkamtibmas setempat. Menurutnya, inisiatif seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan desa. “Dengan ekonomi yang kuat, masyarakat akan lebih sejahtera dan desa akan semakin kondusif,” katanya.
Dengan “Gema Jagung”, Desa Tuwokona tidak hanya menanam jagung, tetapi juga menanam optimisme, kemandirian, dan kesejahteraan. Semoga “Gema Jagung” terus menggema, menginspirasi desa-desa lain di Halmahera Selatan untuk berani bermimpi dan mewujudkannya!
Editor : Admin Coretansatu.com









