TERNATE,Coretansatu.com – Dugaan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mencuat ke permukaan setelah tangkapan layar percakapan WhatsApp yang beranggotakan para Kepala Desa (Kades) bocor ke publik.
Percakapan tersebut mengindikasikan adanya arahan agar Kades menyetorkan sebagian dana desa untuk membiayai kegiatan retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor.
Tangkapan layar yang beredar menunjukkan instruksi yang dinilai mendesak. Bahkan, pencairan gaji Kades periode September/Oktober 2025 dikaitkan dengan kewajiban untuk mengikuti dan menyetor biaya kegiatan “RETRET” tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Instruksi Setoran Langsung di Grup WhatsApp
Pesan kunci yang menjadi sorotan dikirimkan oleh akun bernama “Kades Matuting” pada malam hari, 19 September 2025, di grup WhatsApp “Solidaritas Kades”. Akun tersebut diketahui milik Kepala Desa Matuting, Abdul Azis Al Ammari.
“Ass..wr..wb dan selamat malam, hasil kordinasi dengan keuangan soal gaji September/Oktober maka di harapkan semua kades, senin sudah masukan permohonan dan langsung di proses rekom untuk segera di cairkan mengingat waktu kegiatan RETRET semakin dekat. Dan semua wajib ikut kegiatan RETRET pencairan lansung penyetoran di bank. wss dan selamat malam.”
Pernyataan “Pencairan Lansung Penyetoran Di Bank” secara gamblang mengaitkan proses pencairan dana dengan kewajiban setoran biaya retret.
Editor : Admin Coretansatu.com









