Pihak SPBU Dolik Angkat Bicara, Soal Tudingan Bermain BBM Ilegal

- Penulis Berita

Senin, 13 Oktober 2025 - 11:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.com – Setelah beredar berbagai tudingan miring terkait dugaan praktik penyaluran BBM ilegal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, pihak pengelola akhirnya angkat bicara. Penanggung jawab SPBU Dolik membantah keras seluruh tuduhan yang menyebut adanya permainan dalam distribusi BBM bersubsidi di lokasi mereka.

Menurut Arman seluruh proses penyaluran BBM selama ini telah mengikuti prosedur resmi yang ditetapkan oleh Pertamina. “Tudingan bahwa ada pengisian berulang atau adanya kendaraan modifikasi yang kami layani secara ilegal itu tidak benar. Kami punya sistem pencatatan yang ketat,” ujar penanggung jawab SPBU Dolik saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan bahwa kondisi antrean panjang yang kerap terjadi belakangan ini bukan karena penyelewengan, melainkan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat dan keterbatasan pasokan. “Kalau ada warga yang mengambil gambar kendaraan yang kembali mengisi, perlu dicek dulu apakah itu kendaraan yang berbeda atau pengisian legal sesuai aturan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi desakan sejumlah organisasi kepemudaan seperti GPM Halsel dan SEMMI Malut yang meminta agar SPBU Dolik dihentikan operasinya untuk diperiksa, pihak pengelola menyatakan siap mengikuti proses hukum jika ada penyelidikan resmi. “Kami tidak anti kritik, silakan aparat turun langsung mengecek. Kalau ada pelanggaran, kami siap bertanggung jawab, tapi jangan dulu memvonis sebelum ada bukti,” tegasnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi. Menurutnya, penyebaran informasi sepihak justru dapat memicu kegaduhan dan mengganggu stabilitas distribusi energi di wilayah Gane Barat Utara. “SPBU ini melayani ribuan warga setiap hari. Kalau dihentikan hanya karena spekulasi, siapa yang akan dirugikan? Masyarakat sendiri,” katanya.

Lebih jauh, pihak SPBU Dolik menyatakan bahwa mereka rutin berkoordinasi dengan aparat setempat dan Pertamina dalam setiap aktivitas distribusi. “Setiap pengiriman BBM selalu diawasi dan dicatat. Tidak mungkin ada tangki modifikasi masuk seenaknya tanpa diketahui,” ujarnya membantah tudingan tersebut.

Kendati demikian, penanggung jawab SPBU Dolik mengaku memahami keresahan masyarakat dan membuka diri terhadap evaluasi. “Kalau ada kekurangan, kami siap diperbaiki. Tapi kami berharap semua pihak bisa menyampaikan kritik secara bijak dan sesuai prosedur,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru