Wakil Ketua SPSI Malut Murka! Mobil Warga Sagea Dihancurkan Alat Berat Perusahaan Tambang, Ancam Duduki Lokasi Tambang

- Penulis Berita

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALTENG,Coretansatu.com – Tindakan premanisme perusahaan tambang kembali mencoreng wajah investasi di Maluku Utara. Sebuah perusahaan tambang yang beroperasi di Desa Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah, diduga dengan sengaja merusak mobil pick up milik warga Desa Kiya menggunakan alat berat ekskavator hanya karena mempertanyakan hak atas tanah yang dijadikan lokasi jetty bongkar muat material nikel.

Wakil Ketua SPSI Provinsi Maluku Utara, Kasim Nurdin, mengutuk keras aksi brutal tersebut. Ia menyebut tindakan perusahaan itu sebagai bentuk intimidasi yang tidak berperikemanusiaan dan melampaui batas kewajaran dalam dunia usaha.

Sebagai putra asli Desa Sagea, Kasim mengaku marah dan kecewa atas perlakuan semena-mena yang dialami warga. “Ini bukan sekadar konflik lahan biasa, ini murni tindakan premanisme yang dilakukan secara sadar oleh pihak perusahaan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kasim, perusahaan seharusnya datang membawa kesejahteraan dan kenyamanan bagi masyarakat lokal, bukan menjadi teror yang menakutkan. Ia menilai penggunaan alat berat untuk merusak mobil warga merupakan tindakan intimidatif yang terencana.

Kejadian itu disebut terjadi saat warga mempertanyakan kejelasan status tanah mereka yang digunakan perusahaan sebagai jalur dan fasilitas jetty. Namun alih-alih berdialog, pihak perusahaan justru memilih jalan kekerasan.

Atas insiden tersebut, Kasim mendesak Kapolres Halmahera Tengah untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia meminta agar perusahaan bertanggung jawab penuh dan mengganti kerugian mobil warga yang dihancurkan.

“Jika aparat diam, berarti negara kalah oleh premanisme korporasi. Kami tidak akan tinggal diam,” ujarnya dengan nada tinggi.

Lebih jauh, Kasim memperingatkan bahwa apabila masalah ini tidak segera ditangani secara adil, pihaknya akan menggalang konsolidasi pemuda lingkar tambang untuk menduduki lokasi tambang dan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan.

Ia menegaskan bahwa kesabaran masyarakat Sagea sudah berada di batas akhir. Jika perusahaan terus bertindak arogan tanpa rasa hormat terhadap warga lokal, maka resistensi besar-besaran tidak akan terhindarkan.

“Perusahaan harus ingat, mereka berdiri di atas tanah adat orang lain. Jika mereka tidak tahu adat, maka kami yang akan ajarkan,” pungkasnya dengan nada mengancam.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru