NAMLEA,Coretansatu.com – Sebuah lagu berjudul “Pamalas Mandi” versi Halmahera menjadi buah bibir di media sosial, khususnya TikTok. Lagu bernuansa India dengan lirik lokal itu mendadak viral dan digunakan oleh ribuan pengguna di kawasan Maluku, termasuk seorang perempuan berinisial WR asal Namlea. Namun, keviralan lagu ini justru berujung pada insiden tak terduga — sebuah perkelahian antarwarga hingga masuk ranah hukum.
Insiden bermula saat WR mengunggah video TikTok menggunakan lagu “Pamalas Mandi”. Dalam video berdurasi sekitar 15 detik itu, WR tampak berjoget santai di depan rumahnya. Video tersebut kemudian menarik perhatian banyak warganet dan dengan cepat menyebar luas di Namlea dan sekitarnya.
Namun, tak disangka, aksi sederhana itu justru menimbulkan reaksi negatif dari tetangganya sendiri yang berinisial AN. Diduga, AN merasa tersindir oleh lirik lagu yang digunakan WR dalam video tersebut. Menurut sejumlah saksi, AN menilai lagu itu seolah ditujukan kepadanya, sehingga muncul ketersinggungan pribadi yang memicu emosi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejadian memanas ketika AN mendatangi rumah WR untuk menanyakan maksud dari unggahan video tersebut. Perdebatan yang awalnya berlangsung dengan nada tinggi, berubah menjadi adu fisik di depan sejumlah warga. Akibat kejadian itu, WR mengalami luka ringan di bagian tangan dan segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian setempat.
Dalam keterangannya, WR mengaku tidak memiliki maksud apa pun terhadap AN. Ia menegaskan bahwa penggunaan lagu “Pamalas Mandi” murni untuk hiburan dan mengikuti tren viral di TikTok. “Saya cuma ikut tren saja, tidak ada maksud menyinggung siapa-siapa,” ujar WR kepada media, usai memberikan keterangan di kepolisian.
Hingga berita ini di layangkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi, (8/10/2025).
Lagu “Pamalas Mandi” sendiri dikenal luas di Halmahera dan Maluku karena liriknya yang lucu dan bernada sindiran ringan, menggambarkan kebiasaan seseorang yang malas mandi namun tetap percaya diri tampil di depan umum. Nuansa musik India yang dikombinasikan dengan dialek khas Halmahera membuat lagu ini cepat populer di media sosial.
Banyak warganet menilai bahwa insiden antara WR dan AN merupakan bentuk salah paham yang tak perlu diperbesar. “Lucu sih, tapi aneh juga kalau sampai ribut hanya karena lagu viral,” tulis salah satu pengguna TikTok dalam kolom komentar yang kini ramai diperbincangkan.
Kasus ini menjadi contoh bagaimana tren viral di media sosial bisa berdampak di dunia nyata. Masyarakat di minta agar lebih bijak dalam menggunakan platform digital dan tidak mudah tersulut emosi atas konten yang bersifat hiburan. Hingga berita ini diturunkan, kedua belah pihak masih dimediasi oleh pihak kepolisian guna menghindari konflik lanjutan.
Editor : Admin.Coretansatu
Sumber Berita : Taslim Barakati








