Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

- Penulis Berita

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Proyek pengembangan kawasan strategis ekonomi di kota Labuha

Foto: Proyek pengembangan kawasan strategis ekonomi di kota Labuha

HALSEL,Coretansatu.com – Proyek pengembangan kawasan strategis ekonomi yang dikerjakan oleh PT Cimendang Sakti Kontrakindo kembali menjadi sorotan. Sejumlah pekerjaan yang telah dinyatakan Provisional Hand Over (PHO) diduga mengalami banyak persoalan di lapangan, mulai dari kualitas bangunan, lampu jalan yang tidak berfungsi, hingga tunggakan pembayaran air mencapai kurang lebih Rp15 juta.

Ketua DPD Partai NasDem Halmahera Selatan, Akmal Ibrahim, menilai proyek tersebut terkesan dikerjakan asal-asalan demi mengejar keuntungan.

“Banyak pekerjaan yang sudah PHO tapi bermasalah. Lampu jalan tidak berfungsi, kualitas bangunan dipertanyakan, dan ada kewajiban pembayaran air yang sampai sekarang belum diselesaikan,” tegas Akmal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, air yang digunakan selama pekerjaan taman memakai air sekretariat. Namun setelah proyek selesai, pihak rekanan disebut meninggalkan lokasi tanpa menyelesaikan kewajiban pembayaran.

“Kurang lebih Rp15 juta biaya air yang belum dibayar sampai sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Direkut PT Cimendang Sakti Kontrakindo Suherman yang akrab disapa Oman saat dihubungi media menjelaskan bahwa pembayaran proyek awalnya berjalan lancar. Namun dalam lima bulan terakhir dirinya mengaku sudah digantikan oleh kerabat namanya Acun dia yang mengambil Ali yang saat itu menangani bagian bendahara.

“Bayaran di waktu saya lancar. Tapi di lima bulan terakhir saya sudah digantikan dengan saudara Acun sebagai bendahara. Di situ dia putus,”.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter
Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel
Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas
Rakyat Miskin Bertambah, Wali Kota Tidore Malah Manjakan Jaksa Pakai APBD Rp4,8 Miliar
IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:19

Diduga Kejar Untung, Direktur PT Cimendang Sakti Kontrakindo Tinggalkan Utang

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:30

Eks Anggota DPRD Halsel Diduga Jadi Mafia Minyak Tanah, Jual BBM Subsidi Rp10 Ribu Per Liter

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:27

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Juni 2026 - 05:28

Terima Hibah Rp4,8 Miliar saat Daerah Defisit, Kejari Tidore Dilaporkan ke Jamwas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Maluku Utara

Sukses Gelar Rakerda, Ini Pesan Ketua DPD KNPI Halsel

Minggu, 28 Jun 2026 - 06:27