TIDORE,CoretanSatu.com- Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,8 miliar dari APBD 2026 untuk pembangunan Mess Kejaksaan Tidore.
Proyek konstruksi ini memicu sorotan tajam karena dinilai menabrak imbauan tegas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mengabaikan kondisi ekonomi daerah yang sedang memburuk.
Berdasarkan data portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek di bawah Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan ini terdaftar dengan kode lelang 10129339000. Total nilai pagu proyek tercatat sebesar Rp4.801.888.033,97, dengan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp4.802.000.000,00. Tahap pengumuman tender terjadwal berlangsung pada 8 hingga 30 Juni 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Alokasi anggaran ini dinilai kontradiktif dengan kondisi riil masyarakat Tidore. Dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025 yang disampaikan Maret lalu, Wali Kota Muhammad Sinen mengakui realisasi pertumbuhan ekonomi Tidore melambat di angka 2,30 persen dari target awal 4,2 persen. Selain itu, tingkat kemiskinan membengkak menjadi 6,54 persen dan pengangguran terbuka melonjak hingga 4,02 persen.
Meskipun Wali Kota sempat mengeluhkan pengetatan fiskal akibat pemotongan dana transfer pusat, Pemkot Tidore tetap meloloskan anggaran untuk instansi vertikal tersebut
Langkah Pemkot Tidore ini bertolak belakang dengan instruksi Ketua KPK Setyo Budiyanto pada Mei lalu. KPK dengan tegas melarang pemda memberikan anggaran atau fasilitas fisik kepada instansi penegak hukum karena operasionalnya telah dibiayai penuh oleh APBN.
KPK mengingatkan kepala daerah untuk memprioritaskan anggaran pada sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesejahteraan, sekaligus mengantisipasi munculnya konflik kepentingan dalam proses penegakan hukum di daerah
“Daerah lebih baik memprioritaskan dananya ke sektor pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesejahteraan masyarakatnya,” kata Setyo pada Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi di Kemendagri, Jakarta, Senin 11 Mei 2026.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : Rahmat Wijaya








