Dana Wisata Rp10 Miliar Raib? Akademisi Unkhair Desak Kejati Usut Tuntas Proyek Ambruk di Halteng

- Penulis Berita

Selasa, 7 April 2026 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Akedemisi Unkhair Ternate, Dr Muamil Sunan

Foto: Akedemisi Unkhair Ternate, Dr Muamil Sunan

HALTENG,Coretansatu.com– Proyek penataan kawasan wisata Batu Dua di Desa Tapeleo, Kecamatan Patani Utara, kembali menjadi sorotan publik, Pembangunan yang menghabiskan anggaran hampir Rp10 miliar dari APBD Halteng Tahun 2025 itu justru rusak parah dan ambruk dalam waktu singkat, memicu kecurigaan kuat adanya dugaan korupsi.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Dr. Muamil Sunan, menilai kerusakan yang terjadi bukan sekadar kegagalan teknis semata, melainkan sudah mengarah pada indikasi kejahatan anggaran yang merugikan negara.

“Kerusakan ini bukan sekadar proyek gagal. Kami melihat indikasi kejahatan anggaran. Uang rakyat miliaran rupiah habis, tetapi hasilnya ambruk,” tegas Muamil, Selasa (07/04/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi fisik di lapangan menunjukkan pelanggaran standar teknis yang sangat jelas. Penggunaan material batu kapur tanpa didukung fondasi yang kuat dinilai sebagai bentuk kelalaian serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Jika sejak awal ditemukan adanya kesalahan teknis, dinas terkait seharusnya melakukan evaluasi total, bukan justru membiarkannya tanpa penanganan,” ujarnya.

Seperti diketahui, proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor Ahmad Cina melalui CV. DTHREE FAMILY. Nama ini menjadi perhatian publik lantaran Ahmad Cina adalah ayah kandung dari Haryadi Ahmad, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara.

Muamil mengingatkan agar relasi kekuasaan tidak menjadi tameng untuk melindungi pihak-pihak yang diduga bersalah. Ia menegaskan bahwa hukum harus berjalan tegak lurus tanpa pandang bulu.

Untuk mengungkap kasus ini secara tuntas, Muamil mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah untuk segera melakukan penyelidikan mendalam. Namun, jika penanganan di tingkat daerah dinilai lamban atau berpotensi dipetieskan, ia meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara untuk turun tangan mengambil alih.

“Kejaksaan harus memeriksa semua pihak tanpa pandang bulu, mulai dari kontraktor hingga Dinas PUPR sebagai instansi teknis. Jika belum ada langkah tegas, Kejati harus turun tangan. Jangan sampai uang rakyat justru masuk ke kantong korupsi tanpa pertanggungjawaban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Halteng maupun pihak kontraktor masih dalam upaya konfirmasi untuk memberikan tanggapan resmi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Abdilla Moloku

Berita Terkait

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal
PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:28

IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Berita Terbaru